Menlu Bicara Pelucutan Senjata Multilateral di Dewan HAM PBB
Judul: Menlu Bicara Pelucutan Senjata Multilateral di Dewan HAM PBB Jakarta, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan Indonesia tetap berkomitmen pada pelucutan senjata multilate...
Jakarta, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan Indonesia tetap berkomitmen pada pelucutan senjata multilateral sebagai pilar perdamaian dan keamanan internasional di tengah ketegangan global yang meningkat."Kami percaya komitmen ini bukanlah idealisme. Ini adalah keniscayaan," kata Sugiono dalam Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, Senin (23/2), seperti dikutip dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri.Lihat Juga :Meksiko Darurat Keamanan, Kedutaan Asing Desak Warganya Berlindung
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan situasi global saat ini lebih berbahaya, tidak pasti, dan terpolarisasi dibandingkan tahun lalu karena banyak negara beralih ke pendekatan defensif.Menurut Sugiono, hukum internasional dan lembaga multilateral menghadapi tekanan yang semakin besar.Ia menyebut lanskap pelucutan senjata global tidak hanya stagnan, tetapi juga mengalami kemunduran.
"Lebih dari 12.000 hulu ledak masih ada. Program modernisasi meningkat, persenjataan diperluas, dan retorika nuklir semakin sering serta mengkhawatirkan," katanya.Sugiono menambahkan berakhirnya New Strategic Arms Reduction Treaty (New START) - perjanjian terakhir pembatasan senjata nuklir antara AS dan Rusia, dua negara dengan persenjataan nuklir terbesar di dunia - menjadi perkembangan yang mengkhawatirkan.Pilihan RedaksiMalaysia Batasi Masa Jabatan PM Maksimal Dua PeriodeAS Tinggal Tunggu Aba-Aba Trump Gempur Markas IRGC-Situs Nuklir IranIran Siaga Pantau Gelagat AS, Siapkan Semua Skenario jika Diserang"Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, tidak ada batasan yang disepakati atas kekuatan nuklir strategis mereka," katanya.Ia juga menyoroti perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), kemampuan siber, dan ruang angkasa yang dinilai menambah risiko eskalasi tanpa pengaman yang jelas."Upaya pelucutan senjata multilateral harus sejalan dengan realitas ini," kata Sugiono.Sidang ke-61 Dewan HAM PBB merupakan sidang pertama yang dipimpin Indonesia melalui Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto R. Suryodipuro, sejak badan tersebut dibentuk pada 2006. Sidang berlangsung pada 23 Februari- 31 Maret.Selama kepemimpinan RI, sejumlah isu tematis diangkat, antara lain pencegahan sunat perempuan, promosi budaya perdamaian, pembiayaan pembangunan berkelanjutan, hak penyandang disabilitas, dan hak anak. (antara/rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260224042444-134-1331032/menlu-bicara-pelucutan-senjata-multilateral-di-dewan-ham-pbb
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
FOTO: Ratusan Tewas saat Israel Bombardir Lebanon
10 Apr 2026
Penampakan Kebakaran di Stadion Olimpiade Brasil
10 Apr 2026
Warga Palestina Berduka atas Tewasnya Jurnalis Al Jazeera
09 Apr 2026
Iran Murka Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Ditutup Lagi
09 Apr 2026
Iran Ultimatum Israel jika Masih Terus Serang Lebanon
09 Apr 2026
Daftar Delegasi AS-Iran yang Akan Hadiri Negosiasi Damai di Islamabad