Profil Rob Jetten, PM Belanda Termuda Sekaligus yang Pertama Ngaku Gay
Judul: Profil Rob Jetten, PM Belanda Termuda Sekaligus yang Pertama Ngaku Gay Jakarta, Politikus sentris Rob Jetten resmi dilantik sebagai perdana menteri Belanda pada Senin (23/2...
Jakarta, Politikus sentris Rob Jetten resmi dilantik sebagai perdana menteri Belanda pada Senin (23/2). Jetten jadi PM termuda sekaligus PM yang mengaku gay pertama di Belanda.
Jetten dan kabinetnya dilantik oleh Raja Willem-Alexander di Huis Ten Bosch, Den Haag.
"Sudah dilantik. Kita akan mulai bekerja," tulis pemimpin berusia 38 tahun tersebut di X.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :
Rob Jetten Jadi Perdana Menteri Belanda Termuda dalam Sejarah!
Jetten memenangkan pemilihan umum (pemilu) Belanda pada Oktober lalu. Belanda menggelar pemilu sela setelah Freedom Party (PVV) hengkang dari koalisi pemerintahan yang berhaluan paling kanan di negara itu.
Siapa Rob Jetten?
Sejak kecil, Rob Jetten sudah mengaku sebagai "kutu buku politik". Ia tumbuh di sebuah kota kecil di provinsi Brabant, Belanda selatan, dan sudah mengungkapkan orientasi seksualnya sebagai gay sejak usia muda.
Jetten tidak menjadikan kehidupan pribadi sebagai bagian dari identitas politiknya. Namun lima tahun lalu, ia mengunggah video yang memperlihatkan dirinya membacakan daftar panjang pesan bernada homofobik yang diterimanya untuk menegaskan seberapa penting memperingati hari internasional melawan homofobia.
Sebelum terjun ke politik, Jetten pernah bekerja di operator jaringan kereta api Belanda, ProRail, selama beberapa tahun.
Lantas, pada 2017 Jetten terpilih menjadi anggota parlemen pada 2017 partai D66. Ia sempat menjadi pemimpin partai meski tidak mulus, sebelum kemudian menjabat sebagai menteri iklim di bawah perdana menteri lama, Mark Rutte.
Pada masa itu, Jetten juga belum sepenuhnya luwes di depan kamera. Beberapa penampilan medianya dinilai membosankan, bahkan pengkritik menjulukinya "Robot Jetten".
Lihat Juga :
Militer AS sampai Mantu Bujuk Trump Tunda Serangan ke Iran, Kenapa?
Sementara itu, para pendukung Jetten melihatnya sebagai "mini-Mark Rutte" yang kini menjabat sebagai bos NATO. Persamaan itu tampaknya tidak menjadi masalah baginya, terutama karena banyak warga Belanda kini mengenang dengan hangat stabilitas era Rutte setelah dua tahun terakhir yang relatif penuh gejolak.
Jetten seiring waktu semakin populer karena menampilkan diri sebagai sosok yang lebih santai. Ia bahkan mencapai babak final kuis di sebuah acara televisi yang disebut "Orang Terpintar".
Jetten bertunangan dengan pasangannya, Nicolas Keenan, seorang pria berprofesi sebagai atlet hoki asal Argentina. Ia secara terbuka mengakui dirinya gay.
Partai D66 pimpinan Jetten telah membentuk koalisi bersama partai berhaluan tengah kanan CDA dan partai liberal VVD. Namun, mereka masih kekurangan sembilan kursi untuk mengamankan mayoritas parlemen.
Pilihan Redaksi
Iran Siaga Pantau Gelagat AS, Siapkan Semua Skenario jika Diserang
RI & 17 Negara Kompak Marah Israel Izinkan Warga Beli Tanah Tepi Barat
Meksiko Mencekam Imbas Bos Kartel Tewas sampai RI & 17 Negara Marah
Jetten telah menyampaikan ingin "mengembalikan Belanda ke jantung Eropa" jika terpilih. Baginya, tanpa kerja sama Eropa, Belanda tidak akan berarti apa-apa.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah menyambut baik pelantikan Jetten.
"Dari ekonomi hingga keamanan ... bersama-sama kita akan bekerja untuk kepentingan Belanda dan seluruh Eropa," kata von der Leyen, seperti dikutip AFP.
Koalisi Jetten berjanji akan memberi dukungan penuh kepada Ukraina dan bersumpah akan menjalankan komitmen terkait urunan anggaran NATO.
Mereka menyatakan bakal memangkas tunjangan sosial, termasuk tunjangan pengangguran, untuk membantu membiayai investasi di bidang militer dan pertahanan.
Partai-partai ini juga berjanji akan terus melanjutkan penindakan terhadap migrasi, termasuk memperketat aturan reunifikasi keluarga. (blq/rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260224084815-134-1331100/profil-rob-jetten-pm-belanda-termuda-sekaligus-yang-pertama-ngaku-gay
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
FOTO: Ratusan Tewas saat Israel Bombardir Lebanon
10 Apr 2026
Penampakan Kebakaran di Stadion Olimpiade Brasil
10 Apr 2026
Warga Palestina Berduka atas Tewasnya Jurnalis Al Jazeera
09 Apr 2026
Iran Murka Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Ditutup Lagi
09 Apr 2026
Iran Ultimatum Israel jika Masih Terus Serang Lebanon
09 Apr 2026
Daftar Delegasi AS-Iran yang Akan Hadiri Negosiasi Damai di Islamabad