Internasional 24 Feb 2026 12 views

Meksiko Kerahkan 10 Ribu Tentara usai Rusuh Kematian Bos Narkoba

Pemerintah Meksiko telah mengerahkan 10.000 tentara setelah operasi militer yang menewaskan bos kartel Nemesio "El Mencho" Oseguera. Kematian pemimpin Cartel de Jalisco Nueva Gener...

Meksiko Kerahkan 10 Ribu Tentara usai Rusuh Kematian Bos Narkoba
Pemerintah Meksiko telah mengerahkan 10.000 tentara setelah operasi militer yang menewaskan bos kartel Nemesio "El Mencho" Oseguera. Kematian pemimpin Cartel de Jalisco Nueva Generación (CJNG) ini memicu aksi balasan dari anggota kartel, yang meliputi pemblokiran jalan di 20 negara bagian serta pembakaran kendaraan dan tempat usaha.

Dalam operasi penangkapan dan bentrokan susulan, dilaporkan sedikitnya 27 aparat keamanan, 46 pelaku kriminal, dan satu warga sipil tewas. Kerusuhan juga terjadi di sebuah penjara di Jalisco, menyebabkan 23 narapidana melarikan diri setelah fasilitas tersebut diserang kelompok bersenjata.

Sebagai respons, pemerintah mengirim tambahan 2.500 tentara ke Jalisco, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia FIFA tahun ini, sehingga total pasukan mencapai 10.000 orang. Di Guadalajara, ibu kota Jalisco, sekolah diliburkan dan sebagian besar transportasi umum dihentikan. Warga terlihat mengantre panjang di toko-toko kecil yang masih buka, terutama toko tortilla, untuk menimbun persediaan.

Juan Soler, seorang warga Guadalajara, mengungkapkan kepada AFP bahwa "hampir semuanya tutup," sementara Maria de Jesus Gonzalez menambahkan, "Saya tidak bisa tidur. Sekarang saya sedikit lebih tenang, tetapi masih merasa takut." Blokade juga dilaporkan terjadi di Aguililla, kampung halaman "El Mencho" di negara bagian Michoacan, dengan foto-foto di media sosial menunjukkan kepulan asap hitam membubung di atas desa pegunungan itu.

El Mencho, 59 tahun, terluka dalam baku tembak dengan tentara di Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada Minggu dan tewas saat diterbangkan ke Meksiko City. Ia dikenal sebagai salah satu gembong narkoba paling brutal di Meksiko dan pendiri CJNG yang berdiri pada 2009. Para analis memperingatkan bahwa kematiannya dapat memicu perebutan kekuasaan internal dalam kartel tersebut.

Pemerintah Meksiko mengakui bahwa operasi penangkapan El Mencho dibantu oleh informasi tambahan dari pemerintah Amerika Serikat. Gedung Putih mengonfirmasi dukungan intelijen, namun Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan tidak ada pasukan AS yang terlibat langsung.

Menurut Menteri Pertahanan AS Ricardo Trevilla, aparat melacak keberadaan Oseguera melalui salah satu kekasihnya. Dalam operasi tersebut, dua pelaku anggota kartel ditangkap dan sejumlah senjata berat disita, sementara tangan kanan Oseguera, Hugo H., alias "El Tuli," tewas.

AS telah menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris dan menuduhnya menyelundupkan narkotika ke wilayahnya. Operasi ini dilakukan di tengah tekanan dari Presiden AS Donald Trump agar Meksiko menghentikan arus narkoba atau menghadapi tarif perdagangan tinggi.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260224130236-134-1331218/meksiko-kerahkan-10-ribu-tentara-usai-rusuh-kematian-bos-narkoba
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.