Toilet Kapal Induk Terbesar AS Mampet saat 'Stand By' Buat Serang Iran
Kapal induk terbesar Amerika Serikat, USS Gerald R Ford, mengalami masalah kronis pada sistem pembuangannya, terutama toilet, di tengah persiapan Presiden Donald Trump untuk menyer...
Menurut berbagai laporan, sistem pembuangan limbah di USS Gerald Ford mengalami kegagalan berkelanjutan sejak Januari. Hal ini disebabkan oleh pipa yang sempit dan penyumbatan. Kerusakan ini tentu berdampak dan menyulitkan awak kapal. Masalah serupa juga pernah terjadi ketika kapal berada di perairan Karibia, sebelum menggempur Venezuela.
Saat kapal mulai beroperasi, mereka meminta "perawatan terkait pembuangan limbah setiap hari." Setidaknya ada 205 kerusakan dalam empat hari ketika itu. Kapal tersebut memiliki sistem pembuangan limbah berbasis vakum yang diadaptasi dari kapal pesiar untuk menghemat air.
Tim teknik yang bertugas menyelesaikan masalah mengeluhkan jam kerja yang luar biasa panjang. Salah satu laporan menyebutkan kegagalan tersebut melibatkan sistem Pengumpulan, Penampungan, dan Pemindahan Vakum (VCHT) kapal, yang memengaruhi toilet di atas kapal.
Laporan juga mengisyaratkan bahwa masalah muncul karena desain, termasuk pipa yang terlalu kecil dan tekanan penggunaan yang berat. Penyumbatan terutama terjadi karena 'bahan yang tidak tepat' seperti kaos dan kepala pel.
AS meresmikan USS Gerald Ford pada 2017 dengan biaya hingga US$13 miliar dan menjadi kapal perang termahal yang pernah dibangun. Kapal induk tersebut bisa menampung lebih dari 4.500 personel dengan lebih dari 600 toilet.
Saat ini, USS Gerald Ford menuju perairan Timur Tengah untuk bersiap menyerang Iran jika negosiasi nuklir tidak mencapai kesepakatan. Namun, para awak melaporkan kondisi kapal yang tidak higienis. Sejumlah media juga menyebut, berdasarkan keterangan personel di kapal, telah terjadi kerusakan berulang dan menghambat aktivitas sehari-hari mereka.
Di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran dan AS serta ancaman berkelanjutan Trump, memperbaiki masalah ini menjadi penting karena sangat krusial untuk setiap operasi pasukan Negeri Paman Sam. Namun, memperbaiki masalah tersebut juga akan memakan ongkos yang tidak sedikit. Pembersihan sumbatan akan membutuhkan pembilasan asam khusus yang biayanya bisa mencapai $400.000 setiap pembersihan.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260224173931-134-1331368/toilet-kapal-induk-terbesar-as-mampet-saat-stand-by-buat-serang-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
Penampakan Kebakaran di Stadion Olimpiade Brasil
10 Apr 2026
Warga Palestina Berduka atas Tewasnya Jurnalis Al Jazeera
09 Apr 2026
Iran Murka Israel Bombardir Lebanon, Selat Hormuz Ditutup Lagi
09 Apr 2026
Iran Ultimatum Israel jika Masih Terus Serang Lebanon
09 Apr 2026
Daftar Delegasi AS-Iran yang Akan Hadiri Negosiasi Damai di Islamabad
09 Apr 2026
TNI UNIFIL Kena Serang, Bagaimana Rencana RI Kirim Pasukan ISF Gaza?