Rubio Minta Warga AS Segera Tinggalkan Iran, Serangan Dimulai?
Judul: Rubio Minta Warga AS Segera Tinggalkan Iran, Serangan Dimulai? Jakarta, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengumumkan bahwa pemerintah telah menetapkan I...
Jakarta, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengumumkan bahwa pemerintah telah menetapkan Iran sebagai "negara pendukung penahanan semena-mena" atau state sponsor of wrongful detention pada Jumat (27/2)."Rezim Iran harus berhenti menyandera dan segera membebaskan semua warga Amerika yang ditahan secara tidak adil di Iran. Langkah-langkah tersebut dapat mengakhiri penetapan status ini beserta tindakan-tindakan terkait lainnya," ujar Rubio dalam sebuah pernyataan.Ia mengatakan bahwa ketika rezim Iran merebut kekuasaan 47 tahun lalu, Ayatollah Khomeini mengonsolidasikan kendali kekuasaannya dengan mendukung penyanderaan staf Kedutaan Besar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama puluhan tahun, Iran terus menahan warga Amerika yang tidak bersalah secara kejam, serta warga negara lain, untuk digunakan sebagai daya tawar politik terhadap negara lain. Praktik menjijikkan ini harus diakhiri," tambahnya.Lihat Juga :Deal Dagang RI-AS Dinilai Jomplang, AS Menang TelakRubio memperingatkan bahwa tidak ada warga Amerika yang boleh bepergian ke Iran "dengan alasan apa pun"."Kami menegaskan kembali seruan kami bagi warga Amerika yang saat ini berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut," imbuhnya.Sebelumnya pada Jumat (27/2), Departemen Luar Negeri juga telah mengizinkan personel pemerintah AS non-darurat dan anggota keluarga personel pemerintah Amerika untuk meninggalkan Israel karena adanya "risiko keselamatan."AS dan Iran sedang dalam negosiasi terkait nuklir Teheran. Pembicaraan tersebut telah memasuki putaran ketiga pada Kamis (26/2), namun tanpa hasil berarti.Meski begitu, menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ada kemajuan yang "baik" dalam negosiasi terbaru. Kedua pihak bahkan sepakat mengadakan "pembicaraan teknis" di Wina, Austria, pekan depan."Ini adalah pembicaraan yang paling serius dan paling lama," kata Araghchi.Tim Iran, yang dipimpin Araghchi, telah menyerahkan proposal tertulis kepada Menteri Luar Negeri Oman Badr bin Hamad Al Busaidi selaku mediator pada Rabu (25/2) malam.Al Busaidi kemudian menyerahkannya kepada delegasi AS yang dipimpin utusan khusus Trump Steve Witkoff dan menantu Trump Jared Kushner pada Kamis.Sejauh ini, tidak ada rincian mengenai hasil pembicaraan AS dan Iran pada Kamis ini.[Gambas:Video CNN] (ins)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260228052938-134-1332677/rubio-minta-warga-as-segera-tinggalkan-iran-serangan-dimulai
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
6 Masalah yang Bikin Gencatan Senjata AS-Iran Sangat Rapuh
09 Apr 2026
FOTO: Drone Israel Serang Mobil Jurnalis Al Jazeera di Gaza
09 Apr 2026
China Mendadak Tutup Wilayah Udara selama 40 Hari
09 Apr 2026
Kompleks Al Aqsa Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup Israel
09 Apr 2026
40 Hari Ditutup Israel, Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka
09 Apr 2026
Siapa Bagher Ghalibaf dan JD Vance yang Pimpin Negosiasi AS-Iran?