Trump Serukan Operasi Besar, AS Siapkan Serangan Beruntun ke Iran
Amerika Serikat dilaporkan sedang bersiap melancarkan serangkaian serangan ke Iran dalam beberapa hari ke depan. Hal ini dikonfirmasi oleh dua sumber internal tak lama setelah oper...
Presiden Donald Trump, melalui pesan video pada Sabtu (28/2), menegaskan bahwa pasukan AS sedang menjalankan "operasi besar-besaran yang berkelanjutan" dengan target utama militer Iran.
Serangan gabungan AS dan Israel ini terjadi hanya berselang satu hari setelah putaran terakhir perundingan nuklir tidak langsung antara Iran dan AS berakhir.
Media pemerintah Iran menyoroti bahwa ini adalah kali kedua negara mereka diserang di tengah proses negosiasi, menyusul konflik 12 hari dengan Israel pada Juni 2025 yang berpuncak pada serangan AS ke fasilitas nuklir Iran.
Padahal, setelah perundingan di Jenewa pada Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sempat memberikan nada optimis dengan menyebutkan bahwa kesepakatan sudah dalam jangkauan selama diplomasi diprioritaskan.
"Kami memiliki kesempatan bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang menjawab kekhawatiran bersama dan mencapai kepentingan bersama," ujar Araghchi.
Namun, Trump justru menyatakan ketidakpuasannya terhadap kemajuan perundingan tersebut. Ia meragukan niat Teheran yang bersikeras bahwa program nuklir mereka hanya untuk tujuan sipil.
"Mereka tidak mau mengucapkan kata-kata kunci: 'Kami tidak akan memiliki senjata nuklir'," kata Trump.
Menanggapi serangan baru ini, media Iran melaporkan bahwa Teheran sedang mempersiapkan langkah "balas dendam."
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang sebelumnya telah memperingatkan akan adanya balasan keras terhadap setiap agresi, kembali melontarkan pernyataan tajam.
"Presiden AS terus mengatakan bahwa mereka memiliki kekuatan militer terkuat di dunia. Kekuatan militer terkuat di dunia sewaktu-waktu bisa dipukul begitu keras hingga tidak bisa bangkit lagi," tegas Khamenei pekan lalu.
Ia juga menambahkan, "Yang lebih berbahaya daripada kapal perang itu adalah senjata yang dapat mengirim kapal perang tersebut ke dasar laut."
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260228153122-120-1332815/trump-serukan-operasi-besar-as-siapkan-serangan-beruntun-ke-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
40 Hari Ditutup Israel, Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka
09 Apr 2026
Siapa Bagher Ghalibaf dan JD Vance yang Pimpin Negosiasi AS-Iran?
09 Apr 2026
Israel Biang Kerok, Iran-AS Saling Ancam Batalkan Gencatan Senjata
09 Apr 2026
Prabowo Sebut RI Beri Kejutan ke Dunia di 2027: Raksasa Sedang Bangkit
09 Apr 2026
Dubes Ungkap UEA Diserbu 500 Rudal dan 2000 Drone Iran Selama Perang
09 Apr 2026
Iran Ingatkan Gencatan Senjata Batal Jika Lebanon Terus Diserang