Netanyahu soal Serangan ke Iran: Rezim Pembunuh Tak Boleh Punya Nuklir
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran bertujuan untuk "menghilangkan ancaman eksistensial". Pernya...
Dalam sebuah pernyataan video, Netanyahu menyerukan rakyat Iran untuk melawan pemerintah mereka. "Saudara-saudariku, warga Israel, beberapa saat yang lalu Israel dan AS melancarkan operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim teroris di Iran," ujarnya. Ia menambahkan bahwa tindakan bersama ini akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang berani untuk mengambil kendali atas nasib mereka sendiri.
Netanyahu menekankan bahwa sudah saatnya bagi seluruh lapisan masyarakat di Iran untuk melepaskan diri dari belenggu tirani rezim dan mewujudkan Iran yang bebas dan cinta damai. Ia juga menegaskan bahwa "rezim pembunuh" Iran tidak boleh dibiarkan memiliki senjata nuklir.
Serangan yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu waktu setempat menyebabkan ledakan di beberapa kota di Iran. Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan fasilitas kepresidenan, kantor kementerian, dan fasilitas militer Iran. Sebagai respons, Iran telah meluncurkan sejumlah serangan balasan ke Israel, menyatakan bahwa serangan tersebut akan "sangat menghancurkan".
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260228154226-120-1332824/netanyahu-soal-serangan-ke-iran-rezim-pembunuh-tak-boleh-punya-nuklir
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
40 Hari Ditutup Israel, Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka
09 Apr 2026
Siapa Bagher Ghalibaf dan JD Vance yang Pimpin Negosiasi AS-Iran?
09 Apr 2026
Israel Biang Kerok, Iran-AS Saling Ancam Batalkan Gencatan Senjata
09 Apr 2026
Prabowo Sebut RI Beri Kejutan ke Dunia di 2027: Raksasa Sedang Bangkit
09 Apr 2026
Dubes Ungkap UEA Diserbu 500 Rudal dan 2000 Drone Iran Selama Perang
09 Apr 2026
Iran Ingatkan Gencatan Senjata Batal Jika Lebanon Terus Diserang