Trump ke Rakyat Iran: AS Bantu Kalian Kudeta Pemerintah
Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Sabtu (28/2), menyatakan dukungan penuh terhadap serangan besar-besaran terhadap Iran. Trump berjanji untuk menghancurkan angkat...
"Kita akan menghancurkan rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal mereka. Itu akan benar-benar -- sekali lagi -- dimusnahkan. Kita akan menghancurkan angkatan laut mereka," kata Trump dalam pidatonya dari rumahnya di Florida yang diunggah ke platform Truth Social.
"Setelah kami selesai, ambil alih pemerintah Anda. Itu akan menjadi milik Anda," lanjut Trump. "Ini mungkin satu-satunya kesempatan Anda untuk beberapa generasi."
Trump mendesak militer Iran untuk menyerah, termasuk Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan pasukan militer elite yang setia kepada Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran. "Kepada anggota Garda Revolusi Islam, angkatan bersenjata, dan seluruh polisi, saya katakan malam ini bahwa Anda harus meletakkan senjata Anda dan mendapatkan kekebalan penuh atau, sebagai alternatif, menghadapi kematian yang pasti," tegas Trump.
Selain AS, Israel juga meluncurkan serangkaian serangan rudal ke ibu kota Teheran. Laporan media lokal Iran menyebutkan beberapa rudal menghancurkan jalanan di kawasan Jomhouri. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil langkah militer secara mandiri.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260228154923-134-1332825/trump-ke-rakyat-iran-as-bantu-kalian-kudeta-pemerintah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Prabowo Sebut RI Beri Kejutan ke Dunia di 2027: Raksasa Sedang Bangkit
09 Apr 2026
Dubes Ungkap UEA Diserbu 500 Rudal dan 2000 Drone Iran Selama Perang
09 Apr 2026
Iran Ingatkan Gencatan Senjata Batal Jika Lebanon Terus Diserang
09 Apr 2026
Sekutu-sekutu AS Minta Gencatan Senjata Iran Berlaku Juga bagi Lebanon
09 Apr 2026
AS Kini Pertimbangkan Cabut dari NATO usai Perang Lawan Iran
09 Apr 2026
Rudal Israel Hantam Mobil dan Tewaskan Jurnalis Al Jazeera di Gaza