Garda Revolusi Iran Berduka, Bersumpah Balas Dendam Kematian Khamenei
Judul: Garda Revolusi Iran Berduka, Bersumpah Balas Dendam Kematian Khamenei Jakarta, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara resmi memberikan respons atas kematian Pemimpin Tert...
Jakarta, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara resmi memberikan respons atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Sabtu (28/2).Melalui pernyataan yang disiarkan kantor berita Fars, IRGC menyatakan duka mendalam atas kematian Khamenei dan menyebut dunia telah kehilangan sosok pemimpin besar."Kami telah kehilangan pemimpin besar dan kami berkabung untuknya," tulis pernyataan resmi IRGC, seperti dilansir Al Jazeera, Minggu (1/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IRGC menyebut kematian Khamenei sebagai bentuk kesyahidan akibat serangan yang dilancarkan oleh aliansi Amerika Serikat dan Israel.Dalam pernyataannya, IRGC menyampaikan bahwa kesyahidan Khamenei di tangan "teroris paling keji dan eksekutor kemanusiaan" diklaim sebagai bukti nyata legitimasi perjuangannya selama ini.Pilihan RedaksiMedia Iran Konfirmasi Khamenei Tewas dalam Serangan AS-IsraelWaktu Terbunuhnya Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei TerungkapKhamenei Tewas Imbas Serangan AS-Israel, Iran Berkabung 40 HariIRGC menegaskan bahwa "tangan balas dendam bangsa Iran" tidak akan membiarkan para pelaku serangan (AS dan Israel) lolos begitu saja.Militer elite Iran tersebut berjanji akan tetap berdiri teguh dalam menghadapi segala bentuk konspirasi, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri.Pernyataan ini muncul di tengah gempuran udara yang masih dilaporkan terjadi di beberapa titik strategis di Iran. IRGC mengisyaratkan bahwa struktur komando mereka tetap solid meskipun kehilangan pemimpin tertinggi, dan siap meluncurkan operasi balasan yang lebih luas.Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeklaim banyak anggota IRGC yang ingin menyerah dan mencari imunitas setelah banyak pejabat Iran tewas dalam serangan pada Sabtu (28/2).Otoritas Iran sendiri telah mendeklarasikan masa berkabung selama 40 hari usai Ayatollah Ali Khamenei resmi dinyatakan tewas. Disebutkan bahwa Khamenei terbunuh di kantornya saat "melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya" pada dini hari Sabtu (28/2).Ayatollah Ali Khamenei sendiri telah memimpin Iran sejak 1989 dan memegang otoritas politik serta agama tertinggi di negara tersebut. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260301094313-120-1332984/garda-revolusi-iran-berduka-bersumpah-balas-dendam-kematian-khamenei
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Trump Siaga Senjata AS di Iran, Siap Bombardir jika Gencatan Gagal
09 Apr 2026
Alasan Trump Gencatan Senjata dengan Iran, Bisa Jadi 'Plot Twist'
09 Apr 2026
AS-Iran Gencatan Senjata, Bagaimana Nasib Kapal RI di Selat Hormuz?
09 Apr 2026
Israel Gempur Lebanon saat Gencatan, 254 Orang Tewas dan 1000 Luka
09 Apr 2026
Kata-kata Netanyahu Siap Perangi Iran 'Kapan pun' di Tengah Gencatan
09 Apr 2026
Trump Mencak-mencak saat Bertemu NATO karena Tak Bantu AS Lawan Iran