Khamenei Tewas, Bagaimana Proses Iran Tunjuk Pemimpin Tertinggi?
Judul: Khamenei Tewas, Bagaimana Proses Iran Tunjuk Pemimpin Tertinggi? Jakarta, Posisi Pemimpin Tertinggi Iran terus menjadi sorotan menyusul kematian Ayatollah Ali Khamenei yang...
Jakarta, Posisi Pemimpin Tertinggi Iran terus menjadi sorotan menyusul kematian Ayatollah Ali Khamenei yang terbunuh dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu pekan lalu.Sejak kematian Khamenei terkonfirmasi, Iran saat ini sibuk mencari sosok pengganti yang akan berkuasa penuh atas negara tersebut di saat masih menghadapi kemungkinan serangan Israel dan AS.Lihat Juga :Iran Respons Tawaran Prabowo Mediasi Gencatan dengan Amerika
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran telah menunjuk ulama senior, Ayatollah Alireza Arafi, memimpin Dewan Kepemimpinan Sementara yang akan mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi setelah kematian Khamenei.CBS mengutip laporan kantor berita mahasiswa Iran ISNA, menyatakan Arafi akan memimpin bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei dalam Dewan Kepemimpinan sementara itu.Lalu, bagaimana Iran memilih Pemimpin Tertinggi pengganti tetap Khamenei?Pemimpin Iran dipilih badan ulama beranggotakan 88 orang yang disebut Majelis Ahli (Assembly of Expert). Badan ini dipilih publik setiap delapan tahun sekali.Lihat Juga :Alireza Arafi Gantikan Sementara Khamenei Jadi Pimpinan Tertinggi Iran[Gambas:Video CNN]Namun, para kandidat yang mencalonkan diri untuk Majelis harus diperiksa dan disetujui Dewan Penjaga (Guardian Council). Ini adalah badan pengawas yang anggotanya sebagian ditunjuk pemimpin tertinggi, demikian dikutip Al Jazeera.Saat kursi pemimpin tertinggi kosong, karena kematian atau pengunduran diri, Majelis Ahli berkumpul untuk memilih pengganti.Sesuai dengan konstitusi Iran, kandidat harus laki-laki, ulama dengan kompetensi politik, otoritas moral, dan loyalitas kepada Republik Islam.Dia juga harus merupakan ahli hukum senior dengan pengetahuan mendalam soal yurisprudensi Islam Syiah, serta punya keberanian, dan kemampuan administrasi.Menurut berbagai laporan, sebelum meninggal Khamenei juga menyiapkan nama-nama yang akan menggantikan dirinya.Pilihan RedaksiBunuh Khamenei, Israel Ultimatum Bos Hizbullah Jadi Target SelanjutnyaIran Membabi-buta, Gempur Kilang Minyak Terbesar Timteng Milik SaudiSalah Tembak, 3 Jet Tempur AS Jatuh Ditembak Sistem Rudal KuwaitSelama Republik Islam Iran berdiri, baru satu kali pemilihan pemimpin tertinggi yakni pada 1989, usai tokoh Revolusi Islam Ayatollah Ruhollah Khomeini meninggal.Apa yang terjadi saat kekosongan kepimpinan?Pasal 111 konstitusi Iran mengamanatkan bahwa dewan sementara harus menangani tugas-tugas sampai pemimpin tertinggi yang baru terpilih.Dewan tersebut akan mencakup Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Mahkamah Agung Gholam Hossein Mohseni Ejei, dan ulama dari Dewan Penjaga Konstitusi dalam hal ini Ayatollah Alireza Arafi dari Dewan Penjaga Konstitusi.Mereka akan memimpin negara hingga majelis secara resmi memilih pemimpin tertinggi yang baru.Kepala keamanan Iran dan orang kepercayaan dekat mendiang Khamenei, Ali Larijani, mengatakan bahwa proses transisi sedang berlangsung. (isa/rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260302213153-120-1333596/khamenei-tewas-bagaimana-proses-iran-tunjuk-pemimpin-tertinggi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Iran Geram AS Sudah Langgar 3 Tuntutan di Hari H Sepakat Gencatan
09 Apr 2026
AS-Iran Sepakat Gencatan, Awas Kebiasaan Berkhianat Israel!
09 Apr 2026
Trump Mendadak Gencatan dengan Iran sampai Israel Shock
09 Apr 2026
RI Belum Putuskan Penarikan Pasukan UNIFIL di Lebanon
09 Apr 2026
FOTO: Penampakan Serangan ke Konsulat Israel di Turki, 1 Orang Tewas
09 Apr 2026
Perancah Bangunan Runtuh di Jepang, 3 Pekerja Kritis dan 1 Hilang