Internasional 03 Mar 2026 6 views

Netanyahu Sadar Iran Sulit Dikalahkan: Perang Ini Butuh Waktu

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa perang melawan Iran akan memakan waktu, meskipun ia yakin tidak akan sampai bertahun-tahun. Pernyataan ini muncul setel...

Netanyahu Sadar Iran Sulit Dikalahkan: Perang Ini Butuh Waktu
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa perang melawan Iran akan memakan waktu, meskipun ia yakin tidak akan sampai bertahun-tahun. Pernyataan ini muncul setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2), yang diklaim oleh Presiden AS Donald Trump telah menewaskan sekitar 48 pemimpin Iran, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran menyerang Israel dan beberapa kota di Timur Tengah yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, seperti Uni Emirat Arab, Irak, Bahrain, dan Arab Saudi. Trump sebelumnya memperkirakan perang akan berlangsung singkat, sekitar empat hingga lima minggu. Namun, Netanyahu memiliki pandangan berbeda. "Saya katakan [perang] itu bisa cepat dan menentukan. Mungkin butuh waktu, tetapi tidak akan bertahun-tahun. Ini bukan perang tanpa akhir," ujar Netanyahu, seperti dikutip dari Reuters.

Netanyahu melihat perang ini sebagai kesempatan untuk mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah, termasuk antara Israel dan Arab Saudi. "Ya, saya melihatnya," katanya saat ditanya tentang kemungkinan perdamaian di kawasan tersebut.

Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos akhir pekan lalu menunjukkan bahwa hanya seperempat warga Amerika yang menyetujui serangan AS ke Iran. Banyak warga Amerika skeptis terhadap keterlibatan langsung Washington dalam perang di luar negeri, mengingat pengalaman perang di Irak dan Afghanistan yang berlangsung bertahun-tahun.

Namun, Netanyahu berpendapat bahwa perang AS dan Israel melawan Iran menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka. "Sekarang, tentu saja, pada akhirnya terserah rakyat Iran untuk mengganti pemerintah, tetapi kami sedang menciptakan, Amerika dan Israel bersama-sama sedang menciptakan, kondisi bagi mereka untuk melakukannya," jelas Netanyahu.

Di sisi lain, Komandan Keamanan Iran, Ali Larijani, sebelumnya telah menegaskan bahwa Iran siap menghadapi perang panjang melawan AS dan Israel. Larijani menyatakan bahwa militer Iran sudah terlatih untuk perang jangka panjang dan pemerintah Iran tidak akan mempermasalahkan biaya yang dikeluarkan. "Iran, tidak seperti Amerika Serikat, sudah siap menjalani perang yang panjang. Iran akan membela diri tanpa mempedulikan biaya apa pun," tulis Larijani melalui akun X pada Senin (2/4), seperti dikutip dari Al Arabiya.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260303135727-120-1333810/netanyahu-sadar-iran-sulit-dikalahkan-perang-ini-butuh-waktu
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.