Deret Tudingan Serangan Iran ke Negara Timteng yang Tak Terbukti
Judul: Deret Tudingan Serangan Iran ke Negara Timteng yang Tak Terbukti Jakarta, Iran masih terus melancarkan serangan balasan yang menargetkan situs militer Amerika Serikat di ne...
Jakarta, Iran masih terus melancarkan serangan balasan yang menargetkan situs militer Amerika Serikat di negara-negara Timur Tengah di hari kedelapan perang melawan AS-Israel, Sabtu (7/3).Serangan balasan dilancarkan Iran menyusul gempuran AS-Israel ke Teheran sejak 28 Februari lalu, yang menewaskan sejumlah komandan dan pejabat tinggi Iran termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.Lihat Juga :Fakta Hari Ke-8 Perang Iran-AS: Trump Rugi Rp62 T 4 Hari, Rusia Untung
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Iran membantah sejumlah serangan drone yang menyasar situs sipil dan energi di negara-negara Arab.Teheran menuding sejumlah serangan itu dilakukan Israel dalam false flag operation untuk "mengalihkan perhatian negara-negara kawasan dari kejahatan Israel dan menyerang lokasi sipil di Iran."False flag operation merupakan tindakan rahasia yang dirancang untuk disalahartikan dan memanipulasi persepsi publik seolah-olah dilakukan oleh pihak lain dan memfitnah pihak tersebut (kambing hitam) sehingga bisa membenarkan tindakan pembalasan/perang.Berikut tudingan-tudingan serangan drone dan rudal di Timur Tengah yang dibantah Teheran hingga ada yang terkonfirmasi:Lihat Juga :JK soal BoP: Kalau Semua Berpihak ke AS-Israel Buat Apa Jadi Anggota?Serangan drone ke Kedubes AS hingga kilang di SaudiOtoritas Arab Saudi menyatakan dua drone menyerang kompleks kedutaan besar AS di ibu kota Riyadh, memicu kebakaran kecil dan kerusakaan material.Insiden pada Kamis (5/3) itu turut memicu penutupan kedubes AS sementara waktu.Namun, Dikutip Arab News, Duta Besar Iran di Riyadh, Alireza Enayati, menegaskan negaranya tidak melancarkan serangan ke kedubes AS di ibu kota tersebut."Kami mengonfirmasi bahwa Iran tidak terlibat dalam serangan ke Kedubes AS di Riyadh. Jika komando operasi di Teheran melancarkan serangan ke suatu tempat maka akan bertanggung jawab atas hal tersebut," ucap Alireza.Alireza juga membantah Iran melancarkan serangan ke kilang minyak Ras Tanura di Saudi, yang menjadi salah satu kilang minyak terbesar di Timur Tengah.[Gambas:Video CNN]Bantahan itu dinyatakan Alireza menyusul tuduhan Saudi bahwa kilang Ras Tanura sempat diserang dua drone Iran meski berhasil dicegat. Insiden itu memicu kebakaran kecil di kompleks strategis tersebut.Serangan drone dan rudal juga menyasar fasilitas minyak lainnya di Saudi dan Iran pun kekeh membantah berada di balik serangan-serangan tersebut.Sementara itu, dikutip Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran tidak akan menargetkan fasilitas sipil, kecuali memang situs tersebut digunakan untuk pasukan AS.Serangan drone ke Bandara AzerbaijanPerang Iran vs AS-Israel makin meluas bahkan mulai menyeret Azerbaijan, negara di Asia.Azerbaijan mengutuk serangan drone ke Bandara Nakhchivan hingga melukai dua orang. Baku menuding serangan itu dilancarkan oleh Iran dan bahkan mengancam akan melancarkan serangan balasan.Lihat Juga :Operasi 'Licik' Israel Disebut Mau Adu Domba Iran vs Negara ArabNakhchivan merupakan wilayah yang merupakan bagian dari kesepakatan perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat (AS). Kesepakatan tersebut ditandatangani Armenia dan Azerbaijan.Namun, Iran membantah telah melancarkan serangan tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menelepon Menlu Azerbaijan Jeyhun Bayramov dan mengatakan bukan Teheran yang berada di balik serangan tersebut.Araghchi bahkan menyebut Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam insiden itu."Serangan itu bertujuan untuk mengalihkan opini publik dan merusak hubungan baik Iran dengan negara-negara tetangganya," ucap Araghchi. >>>
Serangan ke Turki hingga NATO turun tanganPertahanan udara aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menghancurkan rudal balistik diduga milik Iran yang menuju wilayah udaraTurki pada Rabu (4/3).Kementerian Pertahanan Turki melaporkan rudal itu melewati Irak dan Suriah, lalu ditembak sistem pertahanan udara dan rudal NATO di Laut Mediterania timur.Lihat Juga :ANALISIS'Dikeroyok' AS-Israel, Kenapa Iran Masih Bisa 'Gagah' Balas Serangan?Menteri Luar Negeri Hakan Fidan sampai menyampaikan protes langsung ke Menlu Iran Abbas Araghchi melalui telepon setelah insiden tersebut. Namun, Iran membantah serangan tersebut.Teheran menegaskan menghormati kedaulatan Ankara."Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menghormati kedaulatan negara tetangga yang bersahabat, Turki, dan membantah telah menembakkan rudal apa pun ke teritorialnya," kata Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran seperti dikutip CNN.Serangan ke pelabuhan OmanSerangan drone menghantam pelabuhan Duqm hingga melukai satu orang pada Minggu (1/3). Satu kapal tanker minyak di lepas pantai Oman juga ikut kena serangan udara.Namun, Iran lagi-lagi membantah serangan ke Oman. Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran membantah melancarkan agresi apa pun terhadap Oman.Serangan drone ke Siprus dibantah Inggris dilakukan oleh IranSebuah serangan drone yang awalnya diduga milik Iran menghantam pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Akrortiri, Siprus, Senin (2/3).Presiden Siprus dan Kementerian Pertahanan Inggris melaporkan serangan drone itu menyebabkan kerusakan terbatas pada pangkalan militer meski tanpa korban jiwa.Meskipun pangkalan tersebut dianggap sebagai wilayah kedaulatan Inggris, Siprus sendiri merupakan anggota Uni Eropa dan saat ini memegang presidensi bergilir blok tersebut.Lihat Juga :ANALISISIran Dikeroyok AS-Israel, Kenapa Arab Cs Malah Dukung Paman Trump?Akrotiri, yang terletak di barat daya kota pesisir Limassol, adalah satu dari dua pangkalan yang tetap dipertahankan Inggris di bekas koloninya sejak kemerdekaan pada 1960. Selain fasilitas militer, kawasan itu juga menjadi tempat tinggal keluarga personel yang bertugas.Belakangan, Inggris mengonfirmasi bahwa serangan dron itu bukan datang dari Iran.Semalaman, jet Typhoon dan F-35B AU Inggris melanjutkan operasi pertahanan udara di sepanjang timur tengah dengan dukungan dari pesawat BBM Voyager dalam mempertahankan kepentingan Inggris dan sekutu," demikian pernyataan Kemhan Inggris."Kementerian Pertahanan dapat memastikan bahwa drone yang menyerupai jenis Shahed yang menargetkan AU Inggris di Akrotiri, Siprus, pada tengah malam 2 Maret tidak diluncurkan dari Iran," lanjut pernyataan tersebut.Namun, Inggris hingga kini belum mengonfirmasi detail lokasi asal drone tersebut diluncurkan.
Serangan ke Negara NATO hingga Siprus
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260307064758-120-1335263/tudingan-serangan-iran-ke-timteng-dan-false-flag-operation-israel
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Trump Hadapi Upaya Pemakzulan Kala Sepakat Gencatan dengan Iran
08 Apr 2026
Prabowo Singgung RI Papan Atas Negara Aman jika Perang Dunia 3
08 Apr 2026
Fakta-fakta Gencatan Senjata Perang AS vs Iran
08 Apr 2026
Respons Kemlu RI soal Hasil Penyelidikan Awal TNI Tewas di Lebanon
08 Apr 2026
Ultimatum 'Mencla-mencle' Trump Berujung Sepakat Gencatan dengan Iran
08 Apr 2026
Profil Mojtaba Khamanei yang Pimpin Iran dalam Kondisi Kritis