Iran Punya Pemimpin Tertinggi Baru sampai Jadi Target Israel
Pemilihan pemimpin tertinggi Iran dan perkembangan konflik antara Teheran dengan Amerika Serikat serta Israel terus menjadi fokus berita internasional. Berikut rangkuman berita int...
**Israel Ancam Kejar Semua Penerus Pemimpin Tertinggi Iran**
Militer Israel telah memperingatkan bahwa mereka akan terus memburu siapa pun yang berpotensi menjadi penerus pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara. Melalui unggahan di platform X dalam bahasa Persia, militer Israel menegaskan akan mengejar setiap sosok yang berpeluang menggantikan Khamenei. Tidak hanya itu, militer Israel juga mengancam akan menargetkan pihak-pihak yang terlibat dalam proses penunjukan pengganti pemimpin tertinggi tersebut, seperti dikutip Reuters.
**Trump Puji PM Italia Meloni Siap Bantu AS-Israel Lawan Iran**
Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, menyebutnya sebagai pemimpin hebat yang siap membantu Amerika Serikat dan Israel dalam perang melawan Iran. Dalam wawancara telepon dengan harian Italia Corriere della Sera pada Sabtu (7/3), Trump mengatakan Italia telah mengambil berbagai langkah untuk membantu sekutu Barat di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. "Saya mencintai Italia. Saya pikir dia adalah pemimpin yang hebat," kata Trump mengenai Meloni, seperti dikutip oleh Corriere della Sera pada Minggu (8/3).
**Sosok Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran Baru Target AS-Israel**
Ayatollah Mojtaba Hosseini Khamenei atau Mojtaba Khamenei, putra mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, telah ditunjuk untuk menggantikan ayahnya sebagai kepala baru Republik Islam Iran. Khamenei ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi oleh badan ulama tertinggi, Majelis Ahli, dalam pernyataan yang dipublikasikan pada Senin (9/3) tak lama setelah tengah malam, lebih dari sepekan setelah sang ayah tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel. Selain Mojtaba Khamenei, beberapa kandidat lain muncul untuk posisi tertinggi tersebut termasuk Alireza Arafi, salah satu dari tiga anggota dewan sementara yang memimpin negara, tokoh garis keras Mohsen Araki, serta Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam Iran pada 1979.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260309061745-120-1335724/iran-punya-pemimpin-tertinggi-baru-sampai-jadi-target-israel
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Ultimatum 'Mencla-mencle' Trump Berujung Sepakat Gencatan dengan Iran
08 Apr 2026
Profil Mojtaba Khamanei yang Pimpin Iran dalam Kondisi Kritis
08 Apr 2026
Pakistan Beber Gencatan AS-Iran Termasuk Lebanon, Israel Tolak Keras
08 Apr 2026
Indonesia Sambut Gencatan Senjata Iran-AS
08 Apr 2026
AS-Iran Gencatan Senjata, Apakah Selat Hormuz Otomatis Dibuka?
08 Apr 2026
Hasil Selisik Awal PBB soal Serangan ke UNIFIL: Ada Proyektil Israel