Internasional 09 Mar 2026 3 views

Trump Sempat Tuduh Teheran Bom Sekolah di Iran Sebelum Ada Bukti Video

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menuding Iran sebagai pelaku pengeboman sebuah sekolah di Minab, Iran selatan, yang menewaskan lebih dari 150 orang. Tuduhan ini dilo...

Trump Sempat Tuduh Teheran Bom Sekolah di Iran Sebelum Ada Bukti Video
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menuding Iran sebagai pelaku pengeboman sebuah sekolah di Minab, Iran selatan, yang menewaskan lebih dari 150 orang. Tuduhan ini dilontarkan Trump sebelum munculnya bukti video yang menunjukkan serangan udara AS di dekat sekolah dasar tersebut.

"Kami pikir itu dilakukan oleh Iran. Karena, seperti yang Anda tahu, mereka sangat tidak akurat dalam menggunakan amunisi. Mereka sama sekali tidak memiliki akurasi," kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One, seperti dikutip Japan Times.

Serangan yang dilaporkan terjadi pada Sabtu (7/3) itu menghantam sekolah dasar khusus perempuan di Minab. Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, menyatakan sekitar 150 siswi tewas. Baik Israel maupun AS belum mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pejabat AS mengatakan insiden itu masih dalam penyelidikan, sementara Iran menuduh Washington berada di balik serangan itu. Wartawan belum dapat mengakses lokasi kejadian untuk memverifikasi insiden atau memastikan jumlah korban.

Beberapa pejabat anonim menyebutkan kemungkinan munculnya bukti baru yang dapat membebaskan AS dari tanggung jawab dan menunjuk pihak lain sebagai pelaku. Pentagon merujuk pertanyaan mengenai insiden ini kepada Komando Pusat Militer AS, yang juru bicaranya, Kapten Timothy Hawkins, menyatakan belum dapat memberikan komentar. Sebelumnya, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan AS tidak menargetkan warga sipil.

Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News, kemudian merilis video yang menunjukkan serangan rudal menghantam daerah tersebut. Dalam video itu, salah satu rudal teridentifikasi sebagai Tomahawk BGM atau UGM-109 buatan AS. Rekaman yang diambil dari lokasi konstruksi terdekat menunjukkan rudal tersebut menggempur target di dalam pangkalan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), membantah klaim Trump yang menyalahkan Iran.

Serangan terhadap sekolah di Minab dilaporkan terjadi pada hari pertama operasi militer AS dan Israel terhadap Iran. Berdasarkan arsip situs resmi sekolah, bangunan sekolah berada di dekat kompleks yang dioperasikan oleh IRGC. Direktur lembaga riset persenjataan Armament Research Services, NR Jenzen-Jones, mengatakan citra satelit menunjukkan sekolah dan kompleks IRGC kemungkinan terkena serangan menggunakan amunisi peledak yang dijatuhkan dari udara.

Sementara itu, IRGC pada Jumat menyatakan telah menargetkan pangkalan militer AS di Uni Emirat Arab yang mereka tuduh digunakan sebagai titik peluncuran serangan itu. Kantor hak asasi manusia PBB, pada Selasa, menyerukan penyelidikan atas serangan itu tanpa menyebut pihak yang bertanggung jawab. Juru bicaranya, Ravina Shamdasani, mengatakan pihak yang melakukan serangan memiliki kewajiban untuk menyelidiki insiden itu.

Televisi pemerintah Iran menayangkan gambar pemakaman para siswi pada Selasa. Peti mati kecil mereka dibalut bendera Iran dan dibawa melewati kerumunan besar menuju lokasi pemakaman.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260309133442-120-1335920/trump-sempat-tuduh-teheran-bom-sekolah-di-iran-sebelum-ada-bukti-video
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.