Ini Pengalaman Perang Mojtaba Khamenei, Sempat Terluka Bela Iran
Judul: Ini Pengalaman Perang Mojtaba Khamenei, Sempat Terluka Bela Iran Jakarta, Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khemenei, telah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yan...
Jakarta, Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khemenei, telah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.Mojtaba naik ke tampuk kekuasaan setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel menewaskan sang ayah.Lihat Juga :Presiden Iran soal Mojtaba Pemimpin Tertinggi: Tandai Kekuatan BaruKorps Garda Republik Islam Iran (IRGC) memberikan dukungan total pada Mojtaba. Bahkan sejumlah pemimpin Iran seperti Mohammed Bagher Qalibaf dan Ali Larijani, bersumpah setia kepada sang pemimpin tertinggi baru Iran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyambut gembira terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.Pezeshkian menyebutkan bahwa terpilihnya Pezeshkian menandai "martabat dan kekuatan baru" Iran di tengah agresi Amerika Serikat dan Israel di negara tersebut.Meski jarang tampil di depan publik, tapi Mojtaba punya cukup pengalaman dalam bidang militer. Sejumlah media barat menuliskan bahwa selama perang Iran-Irak (1980-1998) dia ikut maju ke medan perang.Laman euronews.com menulis, Mojtaba ikut perang dalam usia remaja tergabung dalam Habib ibn Mazaher Batalion. Batalion Habib adalah satu unit di bawah IRGC yang punya tentara para anak muda militan dengan ideologi keras.Dalam perang dua negara tetangga itu, Mojtaba dikabarkan sempat terluka.
Para "alumni" batalion ini kemudian dikenal memiliki kekuatan di pemerintahan seperti Qasem Soleimani, Hossein Hamedani, dan Ahmad Kazemi, yang dikenal sebagai figure penting di wilayah militer Iran.Para analis menyebut, meski Mojtaba tidak lama bergabung ke dalam divisi ini, namun hubungan yang erat dengan pasukan elite itu, membuatnya dipercaya dan punya koneksi dengan sejumlah petinggi militer.Lihat Juga :Trump: Iran Sendiri yang Mengebom Sekolah SD MerekaTerpilihnya pemimpin tertinggi Iran itu, tidak membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump senang. Ia irit bicara merespons Mojtaba Khamenei yang terpilih sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. "Kita akan lihat nanti," ujar Trump ketika ditanya soal terpilihnya Mojtaba Khamenei tulis Al Jazeera, Senin (9/3).Sementara itu, Middle East Eye melaporkan bahwa Trump 'tidak senang' dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei. Sebagian laporan menyebut Trump menganggap pemilihan Mojtaba 'tidak bisa diterima'. (imf/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260309142334-120-1335945/ini-pengalaman-perang-mojtaba-khamenei-sempat-terluka-bela-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Pakistan Jadi Mediator Gencatan, AS-Iran Bertemu di Islamabad 10 April
08 Apr 2026
Israel Kaget Trump Mendadak Gencatan Senjata-Manut 10 Tuntutan Iran
08 Apr 2026
AS Deal Gencatan Senjata, Kenapa Trump Mendadak Terima Tuntutan Iran?
08 Apr 2026
Trump Setujui 10 Tuntutan Iran ke AS soal Gencatan, Apa Isinya?
08 Apr 2026
Ancaman Invasi AS ke Iran Sering Dikaitkan Perang Vietnam, Kenapa?
08 Apr 2026
Iran Deklarasi Kemenangan usai Trump Sepakat Gencatan 2 Pekan