Trump Pusing, Intelijen AS Sebut Iran Masih Kuat usai 13 Hari Perang
Judul: Trump Pusing, Intelijen AS Sebut Iran Masih Kuat usai 13 Hari Perang Jakarta, Hasil intelijen Amerika Serikat menunjukkan kepemimpinan Iran masih kuat dan tidak berisiko ka...
Jakarta, Hasil intelijen Amerika Serikat menunjukkan kepemimpinan Iran masih kuat dan tidak berisiko kalah dalam waktu dekat setelah 13 hari dibombardir tanpa henti oleh AS-Israel.Informasi tersebut didapat Reuters berdasarkan tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut. Banyak laporan intelijen memberikan "analisis yang konsisten bahwa rezim [Iran] tersebut tidak dalam bahaya keruntuhan" dan "tetap mengendalikan publik Iran".Lihat Juga :Presiden Iran Tuntut 3 Syarat dari Trump Jika Mau Nego & Setop Perang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu diungkap salah satu sumber, yang semuanya diberikan anonimitas untuk membahas temuan intelijen AS. Laporan terbaru itu sudah diselesaikan dalam beberapa hari terakhir.Hasil intelijen terbaru AS itu bisa membuat Presiden AS Donald Trump pusing. Bahkan Trump disebut telah mengisyaratkan bahwa ia akan mengakhiri serangan ke Iran dengan "segera."Hal itu dikarenakan meningkatnya tekanan politik terhadap AS dan Trump karena melonjaknya harga minyak dunia. Namun, pihak AS akan kesulitan mendapatkan solusi yang dapat diterima untuk perang tersebut jika para pemimpin garis keras Iran tetap teguh pada pendirian mereka.Laporan intelijen menggarisbawahi kepemimpinan ulama Iran tetap solid meski Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei terbunuh pada 28 Februari lalu.Lihat Juga :Mosaic Defense, Taktik Rahasia Iran Bertahan Hadapi Gempuran AS-Israel[Gambas:Video CNN]Lihat Juga :ANALISISMojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran, Pertanda Operasi AS-Israel Gagal?Para pejabat Israel dalam diskusi tertutup juga mengakui bahwa tidak ada kepastian perang akan menyebabkan runtuhnya pemerintahan ulama Iran. Hal itu diungkap seorang pejabat senior Israel kepada Reuters.Sumber-sumber tersebut menekankan bahwa situasi di lapangan masih belum pasti dan dinamika di dalam Iran dapat berubah.Pilihan Redaksi3 Pangkalan Militer Israel Dirudal Iran-Hizbullah di Hari ke-13 PerangPrabowo Telepon Putra Mahkota MbS saat Timteng Bergolak, Bahas Apa?Resolusi DK PBB Desak Iran Setop Serang Arab, AS-Israel Di Atas AnginIran tetap solidSejak melancarkan perang, AS dan Israel telah menyerang berbagai target di Iran, termasuk pertahanan udara, situs nuklir, dan anggota kepemimpinan senior.Pemerintahan Trump telah memberikan berbagai alasan untuk perang tersebut, terutama soal kepemilikan bom nuklir.Selain Ali Khamenei, serangan tersebut telah menewaskan puluhan pejabat senior dan beberapa komandan berpangkat tertinggi di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pasukan paramiliter elit yang mengendalikan sebagian besar perekonomian.Namun, laporan intelijen AS menunjukkan bahwa IRGC dan para pemimpin sementara Iran yang mengambil alih kekuasaan setelah kematian Khamenei tetap mengendalikan negara tersebut. (har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260312084546-120-1337094/trump-pusing-intelijen-as-sebut-iran-masih-kuat-usai-13-hari-perang
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Ukraina Serang Kapal Perang Rusia Dengan Drone
08 Apr 2026
Penampakan Bangunan Roboh di Tengah Banjir Besar Dagestan
08 Apr 2026
FOTO: Israel Serang Kamp Pengungsian Gaza, 10 Orang Tewas
07 Apr 2026
Detik-detik Baku Tembak di Konsulat Israel di Turki, 1 Penyerang Tewas
07 Apr 2026
AS-Israel Bombardir Iran Lagi, Kota Dekat Teheran Porak-poranda
07 Apr 2026
Kereta Cepat Tabrakan dengan Truk Militer, Masinis Tewas-2 Kritis