Internasional 13 Mar 2026 5 views

Operasi Senyap, IRGC Iran Buru 11 Ribu Tentara AS yang Sembunyi

Judul: Operasi Senyap, IRGC Iran Buru 11 Ribu Tentara AS yang Sembunyi Jakarta, Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikabarkan sedang memburu sekitar 11 ribu tentara Amerika Serikat...

Operasi Senyap, IRGC Iran Buru 11 Ribu Tentara AS yang Sembunyi
Judul: Operasi Senyap, IRGC Iran Buru 11 Ribu Tentara AS yang Sembunyi

Jakarta, Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikabarkan sedang memburu sekitar 11 ribu tentara Amerika Serikat yang berada di wilayah Timur Tengah saat perang AS-Israel vs Iran.Intelijen IRGC telah mengeluarkan pernyataan yang meminta seluruh warga Iran di wilayah Timur Tengah untuk memberikan informasi mengenai keberadaan para tentara AS tersebut.Lihat Juga :Ikut Muncul Perdana, Netanyahu Langsung Ancam Bunuh Pemimpin Iran
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Organisasi intelijen IRGC menyerukan informasi tentang pasukan AS di seluruh wilayah. Badan intelijen IRGC telah menyerukan kepada warga di seluruh wilayah untuk menemukan 11.000 tentara AS yang tinggal di hotel dan akomodasi pribadi," tulis Al Jazeera mengutip laporan Tasnim.Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (13/3), dalam pesan tersebut IRGC mengklaim bahwa tentara AS ingin "menggunakan saudara-saudara Arab kita sebagai perisai manusia."IRGC juga meminta masyarakat Iran untuk tidak melindungi tentara-tentara AS di tengah perang. IRGC menyebut tentara AS sebagai teroris."Kita terpaksa mengidentifikasi dan menargetkan orang Amerika. Oleh karena itu, lebih baik tidak melindungi mereka di hotel dan menjauhi lokasi mereka," tulis pihak IRGC.Lihat Juga :3 Syarat Presiden Iran ke Trump jika AS Mau Negosiasi[Gambas:Video CNN]Lihat Juga :5 Poin Pernyataan Perdana Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei"Adalah kewajiban Islam Anda untuk melaporkan secara akurat tempat persembunyian teroris Amerika dan mengirimkan informasi tersebut kepada kami melalui Telegram," sambung pernyataan IRGC.Situasi perang antara AS-Israel vs Iran semakin memanas, terutama setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menyatakan akan balas dendam atas serangan 28 Februari lalu yang menewaskan sang ayah, Ali Khamenei.Serangan itu juga menewaskan banyak pemimpin Iran. Selain itu, serangan yang dilancarkan AS di Kota Minab juga menewaskan lebih dari 170 siswi perempuan sekolah dasar.Sebagai respons pernyataan Mojtaba, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan membunuh Pemimpin Tertinggi baru Iran tersebut. (har)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260313073256-120-1337528/operasi-senyap-irgc-iran-buru-11-ribu-tentara-as-yang-sembunyi
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.