AS Pernah Tuduh Perusahaan RI-Malaysia Pasok Komponen Drone Iran
Judul: AS Pernah Tuduh Perusahaan RI-Malaysia Pasok Komponen Drone Iran Jakarta, Amerika Serikat melalui Departemen Keuangan AS pernah menuduh perusahaan Indonesia dan Malaysia me...
Jakarta, Amerika Serikat melalui Departemen Keuangan AS pernah menuduh perusahaan Indonesia dan Malaysia memasok drone Iran.Tuduhan dan sanksi tersebut dijatuhkan AS kepada empat perusahaan Malaysia dan satu perusahaan Indonesia pada 2024.Lihat Juga :Operasi Senyap, IRGC Iran Buru 11 Ribu Tentara AS yang Sembunyi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen Keuangan AS menuduh semua entitas dari perusahaan Asia Tenggara itu memiliki hubungan dengan pengusaha sekaligus agen pengadaan pertahanan asing, Hossein Hatefi Ardakani.Hatefi Ardakani biasa menggunakan "perusahaan fiktif" untuk memperoleh komponen elektronik. Ia disebut AS memiliki koneksi bisnis dengan perusahaan yang terafiliasi dengan negara seperti HESA, perusahaan manufaktur drone Iran, seperti dikutip dari The Diplomat.HESA merupakan produsen drone bunuh diri Iran, Shahed-136 yang dianggap paling membuat Israel dan AS kerepotan dalam perang dengan Iran.
AS melakukan penyelidikan terhadap drone tersebut setelah pihak milisi proksi Iran, Houthi, berupaya menyerang kapal perang USS Carney. Total sebanyak 26 drone diluncurkan dan berhasil dicegat militer Iran.Houthi mulai melakukan serangan menggunakan drone dan rudal-rudal sejak November 2023 ke Laut Merah.Lihat Juga :Kapal Induk Terbesar AS Terbakar saat Perang Lawan Iran, 2 Awak LukaDepartemen Keuangan AS kemudian menyebut bahwa perusahaan seperti Arta Wave perusahaan importir elektronik yang bermarkas di Malaysia dan Hong Kong "berupaya memfasilitasi Ardakani untuk membeli 1.000 servomotor."Perusahaan lainnya asal Malaysia, Nava Hobbies disebut membantu Ardakani mendapatkan motor elektrik, pompa bensin, dan servomotor.Perusahaan asal Indonesia, Surabaya Hobby, kemungkinan besar memanfaatkan kemampuan ganda penggunaan komponen, mengimpor suku cadang untuk penggunaan non komersial dan rekreasi.Lihat Juga :Ikut Muncul Perdana, Netanyahu Langsung Ancam Bunuh Pemimpin IranPemilik perusahaan, Agung Surya Dewanto, memfasilitasi pengiriman setidaknya 100 servomotor untuk Pishgam Electronic Safe Company yang berbasis di Isfahan, yang memiliki hubungan dengan industri pertahanan yang dikendalikan negara.Pihak perusahaan kemudian membantah tuduhan dari Departemen Keuangan AS tersebut dalam wawancara dengan . (bac)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260313110157-106-1337597/as-pernah-tuduh-perusahaan-ri-malaysia-pasok-komponen-drone-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
FOTO: Israel Serang Kamp Pengungsian Gaza, 10 Orang Tewas
07 Apr 2026
Detik-detik Baku Tembak di Konsulat Israel di Turki, 1 Penyerang Tewas
07 Apr 2026
AS-Israel Bombardir Iran Lagi, Kota Dekat Teheran Porak-poranda
07 Apr 2026
Kereta Cepat Tabrakan dengan Truk Militer, Masinis Tewas-2 Kritis
07 Apr 2026
Trump Kembali Lontarkan Ancaman: Peradaban di Iran Punah Malam Ini!
07 Apr 2026
Presiden Pezeshkian: 14 Juta Warga Daftar Diri 'Rela Mati' Bela Iran