Internasional 16 Mar 2026 5 views

Putin Kirim Pesawat Militer Angkut Mojtaba Berobat ke Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan mengerahkan pesawat militer Kremlin untuk membawa Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, ke Moskow untuk mendapatkan perawatan med...

Putin Kirim Pesawat Militer Angkut Mojtaba Berobat ke Rusia
Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan mengerahkan pesawat militer Kremlin untuk membawa Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, ke Moskow untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut laporan media Kuwait Al Jarida, seorang sumber tingkat tinggi Iran yang dekat dengan Mojtaba mengungkapkan bahwa Putin mengusulkan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian agar Mojtaba dibawa ke Rusia untuk menjalani perawatan atas cedera yang dialaminya.

Mojtaba terluka dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran pada 28 Februari lalu. Ia dilaporkan mengalami patah tulang kaki dan luka robek di wajah.

"Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri mengusulkan perawatan Mojtaba di Rusia saat berbincang dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Kamis (12/3) lalu. Para pejabat Iran, termasuk Mojtaba, mempertimbangkan dengan saksama usulan Rusia tersebut, dan akhirnya setuju," demikian laporan Al Jarida pada Minggu (15/3).

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu mengatakan bahwa Mojtaba langsung diangkut pada Kamis malam dengan ditemani sejumlah dokter. Ia dibawa dalam operasi sangat rahasia menggunakan pesawat militer Rusia.

"Mojtaba dipindahkan ke Moskow dengan pesawat militer Rusia dalam operasi yang sangat rahasia, karena kondisi kesehatan dan keamanannya. Setelah tiba, ia menjalani operasi bedah yang 'berhasil', dan saat ini sedang menerima perawatan di sebuah rumah sakit swasta di salah satu istana kepresidenan," lapor Al Jarida.

Berdasarkan keterangan sumber tersebut, cedera Mojtaba cukup serius sehingga membutuhkan perawatan rumah sakit dengan fasilitas lengkap, tindak lanjut medis yang ketat, serta pemantauan khusus, yang mustahil didapat di Iran dengan situasi perang saat ini. Pernyataan Israel yang menargetkan Mojtaba juga memperburuk keamanannya, sehingga diputuskan untuk dirawat di Rusia.

Menurut sumber-sumber di Yerusalem, intelijen Israel meyakini bahwa luka Mojtaba kemungkinan lebih parah dari yang diperkirakan dan dilaporkan sebelumnya. Pada 4 Maret lalu, Al Jarida melaporkan Mojtaba terluka di sisi kiri tubuhnya dari kepala hingga kaki akibat terkena reruntuhan.

Presiden AS Donald Trump pada 12 Maret lalu juga mengindikasikan Mojtaba terluka parah dengan menyebutnya "rusak". Trump bahkan tidak yakin apakah Mojtaba masih bernapas setelah serangan tersebut.

Dalam laporan yang sama, Al Jarida juga menyoroti pidato perdana Mojtaba di tengah kabar kondisi kesehatannya. Seorang sumber Iran lainnya yang dekat dengan kaum reformis mengatakan kepada Al Jarida bahwa ada kecurigaan besar di kalangan mereka mengenai sosok di balik pidato Mojtaba. Mereka meyakini pidato pemimpin tertinggi baru itu ditulis oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani, karena kalimat yang dipakai identik dengan pernyataan-pernyataan Larijani. Menurut sumber tersebut, Mojtaba bahkan sepertinya tidak diberitahu tentang pidato itu. Ketidakhadirannya serta tidak adanya rekaman audio semakin memperkuat kecurigaan ini.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260316142048-120-1338630/putin-kirim-pesawat-militer-angkut-mojtaba-berobat-ke-rusia
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.