Internasional 17 Mar 2026 7 views

Islamofobia Merajalela di Dunia, Sekjen PBB Serukan Tindakan Nyata

Judul: Islamofobia Merajalela di Dunia, Sekjen PBB Serukan Tindakan Nyata Jakarta, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan tindakan global...

Islamofobia Merajalela di Dunia, Sekjen PBB Serukan Tindakan Nyata
Judul: Islamofobia Merajalela di Dunia, Sekjen PBB Serukan Tindakan Nyata

Jakarta, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan tindakan global untuk memerangi Islamofobia, pada Senin (16/3).Pernyataan itu disampaikan Guterres saat menghadiri acara tingkat tinggi Majelis Umum PBB yang memperingati Hari Internasional Memerangi Islamofobia.Lihat Juga :Amnesty International: AS Bertanggung Jawab Atas Serangan Sekolah Iran
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konflik dan ketidakstabilan sedang melanda berbagai belahan dunia, memengaruhi banyak orang, termasuk sejumlah besar muslim," ujar Guterres, dikutip Anadolu Agency."Warga sipil menderita. Banyak nyawa hilang. Keluarga-keluarga terpecah belah," lanjutnya.Ia juga menyatakan bahwa di luar zona konflik aktif, jutaan Muslim di seluruh dunia menanggung rasa sakit itu.
"Jutaan Muslim di seluruh dunia menanggung rasa sakit itu, khawatir tentang orang-orang terkasih menonton berita dengan cemas dan bertanya-tanya apa yang akan terjadi besok bagi komunitas dan masa depan mereka," ujarnya."Kita menghadapi gelombang meningkat dari kebencian dan prasangka terhadap Muslim," tambah dia.Guterres menekankan gelombang kebencian terhadap Muslim muncul tidak hanya di zona konflik, tetapi juga melalui peluang yang ditolak.Lihat Juga :Trump Dicemooh Gara-gara Minta Tolong China di Selat Hormuz"Peluang yang secara diam-diam ditolak asumsi yang tidak ditentang pertanyaan yang dibebani kecurigaan, dan mencatat pengalaman sehari-hari ini jarang menjadi berita utama atau statistik."Guterres memperingatkan retorika diskriminatif dari mereka yang berkuasa memperburuk masalah."Ketika narasi diskriminatif diulang oleh mereka yang memegang otoritas, prasangka menjadi sesuatu yang dinormalisasi. Ketika stereotip dibiarkan tanpa tantangan, stereotip itu mengeras menjadi kebijakan," ujarnya.Ia juga menegaskan langkah-langkah keamanan harus melindungi masyarakat sambil menghormati hak asasi manusia, bukan menstigmatisasi seluruh komunitas."Keheningan di hadapan kebencian hanya memungkinkan kebencian itu menyebar," lanjutnya.Lihat Juga :Negara-negara Eropa Kompak Ogah Bantu Trump Kawal Selat HormuzMajelis Umum PBB pada 2022 mengadopsi secara konsensus resolusi yang menetapkan 15 maret sebagai Hari Internasional Memerangi Islamofobia.Peringatan hari melawan Islamofobia, juga berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab bersama untuk menghadapi kejahatan yang dilakukan terhadap martabat manusia. (bac/blq/bac)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260317125344-120-1338979/islamofobia-merajalela-di-dunia-sekjen-pbb-serukan-tindakan-nyata
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.