Internasional 22 Mar 2026 5 views

Ketar-ketir Dibom Iran, Israel Tutup Sekolah dan Larang Kumpul-kumpul

Israel menutup sekolah dan membatasi kegiatan warga setelah serangan drone Iran menghantam beberapa wilayah selatan, termasuk Arad dan Dimona, yang dilaporkan melukai ratusan orang...

Ketar-ketir Dibom Iran, Israel Tutup Sekolah dan Larang Kumpul-kumpul
Israel menutup sekolah dan membatasi kegiatan warga setelah serangan drone Iran menghantam beberapa wilayah selatan, termasuk Arad dan Dimona, yang dilaporkan melukai ratusan orang.

Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel mengumumkan bahwa kegiatan belajar-mengajar dihentikan hingga Selasa (24/3). Selain itu, warga dilarang berkumpul dalam jumlah besar, dengan batas maksimal 50 orang selama periode tersebut.

Kantor berita Kan melaporkan bahwa pembatasan ini berlaku di wilayah Negev, Lachish, dan kawasan Laut Mati. Mengutip Al Jazeera, otoritas Israel menyatakan bahwa aktivitas berkumpul masih diperbolehkan dengan syarat peserta memiliki akses cepat ke tempat perlindungan jika sirene peringatan udara berbunyi.

Serangan Iran yang diluncurkan pada Sabtu (21/3) menyasar Arad dan Dimona, menyebabkan lebih dari 100 orang terluka. Aksi ini disebut sebagai respons atas serangan terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz yang terjadi pada hari yang sama.

Dimona diketahui merupakan lokasi Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev. Meskipun demikian, International Atomic Energy Agency (IAEA) menyatakan tidak ada indikasi kebocoran radiasi maupun kerusakan signifikan pada fasilitas tersebut.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260322130710-120-1340343/ketar-ketir-dibom-iran-israel-tutup-sekolah-dan-larang-kumpul-kumpul
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.