Rusia Peringatkan Serangan Dekat PLTN Iran Bisa Berisiko Fatal
Judul: Rusia Peringatkan Serangan Dekat PLTN Iran Bisa Berisiko Fatal Jakarta, Pemerintah Rusia memperingatkan serangan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr...
Jakarta, Pemerintah Rusia memperingatkan serangan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan konsekuensi serius.Juru bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan pihaknya telah menyampaikan kekhawatiran tersebut kepada Amerika Serikat.Lihat Juga :Jelang Akhir Ultimatum Trump, Kapal Perang Inggris Tiba di Laut Arab
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serangan seperti itu sangat berbahaya dan bisa menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," kata Peskov, Senin (23/3), melansir Reuters.Sebelumnya, sebuah proyektil dilaporkan menghantam area sekitar PLTN Bushehr pada Selasa (17/3) malam.Namun, tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Pusat Diplomasi Publik Organisasi Energi Atom Iran menyebut serangan terjadi sekitar pukul 19.00 waktu Teheran.Pihak berwenang memastikan fasilitas utama tidak terdampak, seluruh sistem tetap beroperasi normal, serta tidak ada korban jiwa maupun luka di kalangan pekerja. Insiden ini juga telah dilaporkan kepada Badan Energi Atom Internasional.Meski demikian, Iran menilai serangan terhadap fasilitas nuklir melanggar hukum internasional.Teheran juga memperingatkan bahwa gangguan terhadap fasilitas nuklir dapat menimbulkan dampak serius, bahkan berpotensi meluas ke seluruh kawasan, termasuk negara-negara di Teluk.Lihat Juga :Serangan Udara Hantam Stasiun Penyiaran Iran, Satu Orang Tewas (lau/wis)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260323170534-134-1340664/rusia-peringatkan-serangan-dekat-pltn-iran-bisa-berisiko-fatal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Detik-detik AS Serang Iran usai Penembakan Dua Pesawat
06 Apr 2026
Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
06 Apr 2026
Perempuan WNI Ditemukan Tewas di Melbourne Australia
06 Apr 2026
Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran
06 Apr 2026
AS Cabut Izin Tinggal 2 Wanita Kerabat Jenderal Iran Soleimani
06 Apr 2026
Daftar Jenderal AS yang Dipecat Trump selama Perang Iran