Hidup Tidak Jujur? Siap-siap Dideportasi dari Swedia
Judul: Hidup Tidak Jujur? Siap-siap Dideportasi dari Swedia Jakarta, Para migran di Swedia musti hati-hati. Pemerintah Swedia pada Selasa (24/3) mengajukan rancangan undang-undang...
Jakarta, Para migran di Swedia musti hati-hati. Pemerintah Swedia pada Selasa (24/3) mengajukan rancangan undang-undang yang menuntut migran untuk hidup jujur atau terancam deportasi.
Pemerintah yang berkuasa saat ini memang menjanjikan akan bersikap tegas terhadap imigrasi. Rancangan undang-undang ini mengandung persyaratan yang akan mempermudah pencabutan izin tinggal bagi migran.
Lihat Juga :
Kim Jong Un: AS Sedang Melakukan Terorisme & Agresi di Berbagai Negara
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengikuti hukum dan peraturan adalah hal yang wajib, tetapi juga harus menjadi hal yang wajib bahwa kita melakukan yang terbaik untuk hidup secara bertanggung jawab dan tidak merugikan negara kita," kata Menteri Migrasi Johan Forssell dalam konferensi pers, seperti dikutip dari AFP.
Dia memberikan contoh jika migran mengabaikan pembayaran utang, tidak mematuhi keputusan otoritas Swedia, menipu sistem tunjangan, menipu untuk mendapat izin tinggal maka hak untuk tinggal dicabut.
Pilihan Redaksi
Putin Izinkan Swasta Pakai Senapan Serbu Lindungi Fasilitas Energi
Kim Jong Un: AS Sedang Melakukan Terorisme & Agresi di Berbagai Negara
Pencabutan izin tinggal juga berlaku pada migran yang bekerja tanpa membayar pajak atau tidak membayar denda.
Ludvig Aspling, jubir kebijakan migrasi dari Partai Demokrat Swedia, mengatakan pernyataan atau ekspresi seseorang yang tidak jujur bisa menjadi indikasi keterkaitan dengan ekstremisme kekerasan.
Ia yang berasal dari partai pendukung pemerintah ini menambahkan pun bisa jadi itu tanda karakter seseorang yang kurang baik.
Di sisi lain, kelompok HAM Civil Rights Defenders mengungkap RUU baru ini berisiko merusak prinsip perlakuan yang sama di hadapan hukum karena definisinya terlalu kabur.
"Pengaturan seperti itu dapat menimbulkan efek mengerikan pada kebebasan berekspresi dan menyebabkan peningkatan sensor diri," kata John Stauffer, direktur Civil Rights Defenders, dalam sebuah pernyataan.
RUU, lanjut dia, menimbulkan perbedaan antara warga negara dan seorang migran. Warga negara bebas berekspresi, sedangkan migran bisa mengalami konsekuensi hukum.
"Dalam praktiknya, ini menciptakan aturan yang berbeda tergantung pada siapa Anda, yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar kesetaraan di hadapan hukum," kata Stauffer. (els)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260324205839-134-1340988/hidup-tidak-jujur-siap-siap-dideportasi-dari-swedia
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
06 Apr 2026
Perempuan WNI Ditemukan Tewas di Melbourne Australia
06 Apr 2026
Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran
06 Apr 2026
AS Cabut Izin Tinggal 2 Wanita Kerabat Jenderal Iran Soleimani
06 Apr 2026
Daftar Jenderal AS yang Dipecat Trump selama Perang Iran
06 Apr 2026
FOTO: Penampakan Bangkai Pesawat AS yang Ditembak Jatuh di Iran