Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
Judul: Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran 25 Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran REUTERS Kamis, 26 Mar 2026 01:3...
25
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
25
25
25
25
25
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
Filipina Tetapkan Darurat Energi Nasional Setahun Akibat Perang Iran
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
REUTERS
REUTERS
Kamis, 26 Mar 2026 01:30 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menetapkan status darurat energi nasional imbas krisis bahan bakar minyak dan gas di tengah perang di Timur Tengah.
Peperangan antara Iran dengan AS-Israel dan penutupan Selat Hormuz telah mengganggu pasar energi dan rantai pasok, serta mendorong lonjakan harga minyak di Filipina.
Pemerintah Filipina segera memberlakukan penghematan energi, pemberian subsidi bahan bakar, dan pelaksanaan inisiatif lain untuk menekan biaya transportasi.
Selain itu, bantuan sebesar US$83 atau sekitar Rp1,4 juta juga disalurkan untuk pengemudi ojek dan pekerja di sektor transportasi.
Bagikan:
url telah tercopy
Bagikan:
url telah tercopy
Bagikan:
url telah tercopy
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260325164409-110-1341233/filipina-tetapkan-darurat-energi-nasional-setahun-akibat-perang-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
FOTO: Penampakan Bangkai Pesawat AS yang Ditembak Jatuh di Iran
06 Apr 2026
AS Kecele Dikecoh Iran Pakai Senjata Palsu
06 Apr 2026
Iran Ancam Bikin Timteng Jadi 'Neraka' jika AS Bombardir Gila-gilaan
06 Apr 2026
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen IRGC Iran
06 Apr 2026
Rudal Lintasi Langit Israel, Sirene Serangan Udara Meraung
06 Apr 2026
Eks Walkot New York Kroni Trump Giuliani Duga Raja Charles Muslim