Eks Bos Intel Inggris MI6 Heran Iran Masih Tangguh Perang Lawan AS
Mantan kepala badan intelijen luar negeri Inggris MI6, Alex Younger, menyatakan keheranannya atas ketangguhan Iran dalam menghadapi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Menur...
Younger mengungkapkan kepada The Economist, yang dikutip Anadolu Agency pada Rabu (25/3), bahwa AS telah meremehkan tugas tersebut dan sekitar dua minggu lalu, kehilangan inisiatif kepada Iran. Ia menilai Iran memiliki "keunggulan" dalam perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari.
Younger berpendapat bahwa Iran banyak belajar dari masa lalu, terutama saat menghadapi serangan Israel-AS dalam Perang 12 Hari pada Juni tahun lalu. Iran juga dinilai telah mengambil keputusan yang tepat dalam penyebaran kemampuan militer dan pendelegasian wewenang penggunaan senjata.
"Langkah ini memberi mereka ketahanan ekstra yang signifikan," kata Younger. Ia menambahkan, "Dalam praktiknya, rezim Iran lebih tangguh daripada yang diperkirakan siapa pun."
Younger mengamati bahwa Iran telah memulai eskalasi horizontal, dengan menembakkan roket ke siapa pun yang berada dalam jangkauan mereka sebagai cara untuk memberikan "harga" kepada AS. "Mereka telah memahami pentingnya perang energi dan terus mengancam selat serta memperluas konflik ke tingkat global," ujar mantan kepala intelijen tersebut.
Di mata Younger, Iran telah berhasil memainkan peran seolah-olah lemah dengan sangat baik.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260326150541-134-1341507/eks-bos-intel-inggris-mi6-rezim-iran-lebih-tangguh-perang-lawan-as
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
FOTO: Penampakan Bangkai Pesawat AS yang Ditembak Jatuh di Iran
06 Apr 2026
AS Kecele Dikecoh Iran Pakai Senjata Palsu
06 Apr 2026
Iran Ancam Bikin Timteng Jadi 'Neraka' jika AS Bombardir Gila-gilaan
06 Apr 2026
Serangan Udara AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen IRGC Iran
06 Apr 2026
Rudal Lintasi Langit Israel, Sirene Serangan Udara Meraung
06 Apr 2026
Eks Walkot New York Kroni Trump Giuliani Duga Raja Charles Muslim