Pentagon Was-was Gara-gara Trump Obral Rudal Tomahawk di Perang Iran
Judul: Pentagon Was-was Gara-gara Trump Obral Rudal Tomahawk di Perang Iran Jakarta, Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 850 rudal jelajah Tomahaw...
Jakarta, Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 850 rudal jelajah Tomahawk dalam empat minggu perang melawan Iran. Tingginya intensitas penggunaan senjata presisi ini mulai memicu kekhawatiran di internal Pentagon terkait ketersediaan stok senjata mereka.Mengutip laporan Washington Post, Jumat (27/3), laju penggunaan rudal yang sangat cepat ini memicu diskusi internal mengenai cara mempercepat pengadaan stok tambahan.Namun, laporan penggunaan rudal ini belum bisa diverifikasi secara independen oleh Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa kekuatan militer AS tetap berada dalam kondisi prima."Militer AS memiliki lebih dari cukup amunisi dan stok senjata untuk mencapai target 'Operasi Epic Fury' yang dicanangkan Presiden Trump, bahkan lebih dari itu," tegas Leavitt dalam pernyataannya kepada Reuters, melansir AsiaOne.Pilihan RedaksiTrump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!AS Sedang Bujuk Iran Nego Damai, Trump Malah Mau Kirim 10 Ribu TentaraIni 2 Pejabat Iran yang Tak Jadi Dibunuh Israel atas Desakan PakistanIa menambahkan bahwa Presiden Trump tetap fokus memperkuat angkatan bersenjata dan terus mendesak kontraktor pertahanan untuk mempercepat produksi senjata buatan Amerika yang ia klaim sebagai "yang terbaik di dunia".Ada perubahan signifikan dalam struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Trump. Pentagon, yang kini diperintahkan untuk berganti nama menjadi Departemen Perang (Department of War), menyatakan bahwa mereka memiliki semua kebutuhan logistik militer yang diperlukan."Departemen Perang memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan untuk melaksanakan misi apa pun, di waktu dan tempat yang dipilih Presiden, dalam lini masa kapan pun," ujar juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell.Meskipun pejabat publik memberikan pernyataan yang menenangkan, para ahli menilai penggunaan hampir 900 rudal Tomahawk dalam waktu singkat merupakan beban logistik yang sangat besar.Fokus utama kini beralih pada seberapa cepat industri pertahanan AS mampu menambal celah stok yang mulai menipis akibat eskalasi di Timur Tengah. (wiw)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260328102240-134-1342054/pentagon-was-was-gara-gara-trump-obral-rudal-tomahawk-di-perang-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
AS-Israel Gempur Masjid dan Pom Bensin Kampus di Teheran
06 Apr 2026
Deret Jet Tempur hingga Heli AS yang Jatuh Ditembak Iran Selama Perang
06 Apr 2026
Iran Respons Bakal Digempur Trump Besok: Serangan Apapun Kami Balas
06 Apr 2026
Penampakan Puing Pesawat dan Helikopter AS yang Jatuh Ditembak Iran
06 Apr 2026
Ultimatum Trump Berakhir Hari Ini, AS Bakal Bikin Iran Jadi 'Neraka'?
06 Apr 2026
Trump dan Netanyahu Terjebak Perang Iran