Internasional 28 Mar 2026 3 views

Marah dengan Kebijakan Trump, Jutaan Warga AS Bakal Turun ke Jalan

Jutaan warga Amerika Serikat diperkirakan akan turun ke jalan pada Sabtu (28/3) untuk memprotes berbagai kebijakan Presiden Donald Trump. Demonstrasi besar-besaran ini akan berlang...

Marah dengan Kebijakan Trump, Jutaan Warga AS Bakal Turun ke Jalan
Jutaan warga Amerika Serikat diperkirakan akan turun ke jalan pada Sabtu (28/3) untuk memprotes berbagai kebijakan Presiden Donald Trump. Demonstrasi besar-besaran ini akan berlangsung di berbagai kota di seluruh AS, menyuarakan kemarahan terhadap pemerintahan Trump yang dianggap otoriter.

Ini adalah kali ketiga dalam kurang dari setahun warga Amerika berpartisipasi dalam gerakan akar rumput bernama "No Kings." Gerakan ini muncul sejak Trump memulai masa jabatan keduanya dan menjadi salah satu oposisi paling vokal terhadapnya. Kali ini, para pengunjuk rasa memiliki alasan baru untuk marah, yaitu perang berkepanjangan di Iran yang dilancarkan Trump bersama Israel.

Aksi protes nasional pertama gerakan "No Kings" digelar pada Juni 2025, bertepatan dengan ulang tahun ke-79 Trump dan parade militer di Washington. Saat itu, jutaan orang berpartisipasi, mulai dari New York hingga San Francisco. Hari "No Kings" kedua pada bulan Oktober menarik sekitar tujuh juta demonstran. Aksi tersebut bertujuan untuk menggerakkan lebih banyak orang, mengingat tingkat dukungan Trump yang rendah, sekitar 40 persen, menjelang pemilu tengah periode pada November, di mana Partai Republik berisiko kehilangan kendali atas kedua kamar parlemen.

Oposisi menyoroti gaya pemerintahan Trump yang menggunakan keputusan eksekutif, pemanfaatan Departemen Kehakiman untuk menekan lawan politik, dukungan terhadap bahan bakar fosil dan penolakan isu iklim, serta kecenderungan memamerkan kekuatan militer AS.

Naveed Shah dari Common Defense, sebuah asosiasi veteran yang tergabung dalam gerakan "No Kings," menyatakan bahwa sejak demonstrasi terakhir, pemerintahan ini telah menyeret AS lebih dalam ke dalam perang. Ia menambahkan, "Di negeri kita sendiri, kita telah menyaksikan warga sipil dibunuh di jalanan oleh pasukan bersenjata. Kita telah melihat keluarga-keluarga terpecah belah dan komunitas imigran menjadi sasaran. Semua itu dilakukan atas nama seorang pria yang berusaha memerintah layaknya seorang raja."

Pihak penyelenggara memperkirakan lebih dari 3.000 aksi unjuk rasa akan digelar serentak hari ini, meningkat dibandingkan demonstrasi sebelumnya. Aksi akan berlangsung di kota-kota besar dari pantai timur hingga pantai barat, serta di pinggiran kota dan daerah pedesaan. Minnesota akan menjadi salah satu titik fokus utama, beberapa bulan setelah menjadi pusat perdebatan nasional mengenai tindakan keras Trump terhadap imigrasi yang disertai kekerasan.

Penyanyi rock legendaris Bruce Springsteen, yang dikenal sebagai kritikus tajam presiden, dijadwalkan tampil di St. Paul, ibu kota negara bagian utara tersebut. Ia akan membawakan lagunya "Streets of Minneapolis," sebuah balada yang ditulis dan direkam dalam 24 jam untuk mengenang Renee Good dan Alex Pretti, dua warga AS yang ditembak mati oleh agen ICE selama aksi protes pada Januari lalu.

Gerakan "No Kings" menyatakan bahwa apa yang dimulai pada tahun 2025 sebagai hari perlawanan sederhana telah berkembang pesat menjadi gerakan perlawanan nasional yang kuat terhadap pemerintahan Trump. Para penyelenggara mengatakan bahwa dua pertiga dari mereka yang berencana untuk berdemonstrasi pada hari Sabtu tidak tinggal di kota-kota besar, yang di Amerika sering kali merupakan basis pendukung Partai Demokrat.

Randi Weingarten, presiden Federasi Guru Amerika, mengatakan, "Amerika sedang berada di titik balik. Orang-orang merasa takut, dan mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok. Sudah saatnya pemerintah mendengarkan dan membantu mereka membangun kehidupan yang lebih baik, alih-alih memicu kebencian dan ketakutan."

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260328135950-134-1342105/marah-dengan-kebijakan-trump-jutaan-warga-as-bakal-turun-ke-jalan
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.