RI Desak PBB Aktifkan Rencana Evakuasi Pasukan UNIFIL usai 3 TNI Tewas
Judul: RI Desak PBB Aktifkan Rencana Evakuasi Pasukan UNIFIL usai 3 TNI Tewas Jakarta, Indonesia mendesak PBB untuk mengaktifkan rencana darurat dan evakuasi demi melindungi Pasuk...
Jakarta, Indonesia mendesak PBB untuk mengaktifkan rencana darurat dan evakuasi demi melindungi Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon (UNIFIL), usai tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi itu tewas.Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Umar Hadi menyampaikan pernyataan tersebut dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB pada Selasa (31/3).Di tengah meningkatnya permusuhan, Umar menegaskan Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal harus segera menerapkan langkah-langkah darurat untuk memastikan perlindungan penuh bagi personel dan aset UNIFIL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini termasuk peninjauan protokol pengaturan keamanan, dan pengaktifan rencana darurat dan evakuasi yang sesuai dengan perkembangan di lapangan," kata dia.Lihat Juga :2 Pasukan Elite AS Army Rangers & Navy SEALs yang Dikirim ke TimtengPBB dan komunitas internasional, lanjut Umar, harus memanfaatkan semua cara politik serta diplomatik untuk meredakan situasi.Dia mengatakan PBB juga harus menegaskan kembali prinsip-prinsip dasar yang menjamin keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB.Bagi Umar, penting untuk Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional mengambil tindakan segera dan tegas guna melindungi mereka yang melindungi perdamaian.Lebih lanjut, Umar mengatakan Indonesia terus berkomitmen dan berkontribusi terhadap pasukan penjaga perdamaian. Sekarang, pemerintah Indonesia menuntut Dewan Keamanan untuk bertindak dan memberikan hasil signifikan, salah satunya mengecam serangan ke UNIFIL.Lihat Juga :Warga AS Ngamuk Harga BBM Meroket: Kami yang Kena Apes Perang Konyol"Hari ini, Dewan Keamanan harus bersuara dengan jelas, kuat, dan bersatu untuk mengutuk serangan terhadap personel penjaga perdamaian," kata Umar.Dewan Keamanan PBB, menurut dia, juga harus menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk memastikan dan menjamin keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian.Tak cuma itu, DK PBB, kata Umar, harus mengambil tindakan tegas untuk mencegah permusuhan dan serangan di masa depan terhadap pasukan penjaga perdamaian.Rapat darurat DK PBB ini berlangsung usai tiga anggota TNI yang bertugas di UNIFIL tewas gegara serangan Israel.Dua anggota TNI yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan tewas imbas ledakan di dekat Bani Hayyan pada Senin (31/3).Lihat Juga :Bisakah Trump Dimakzulkan Gegara Picu Perang AS-Iran & Krisis Dunia?Di hari sebelumnya yakni pada 30 Maret, satu anggota TNI Farizal Rhomadhon tewas gegara ledakan proyektil di sekitar Adchit Al Qusayr.Sejak awal Maret, Israel menggempur habis-habisan Lebanon terutama Lebanon selatan dengan dalih menargetkan aset milisi Hizbullah. Hizbullah tak tinggal diam. Mereka turut meluncurkan serangan ke Israel.Saling serang ini berlangsung saat Israel dan sekutunya Amerika Serikat menggempur habis-habisan Iran sejak 28 Februari. (isa/dna/bac)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260401100245-134-1343221/ri-desak-pbb-aktifkan-rencana-evakuasi-pasukan-unifil-usai-3-tni-tewas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Iran Tembak 3 Pesawat AS sampai Trump Ngotot Buat Aula Dansa
06 Apr 2026
Komandan Misi Perdamaian Kunjungi Prajurit yang Terluka di Lebanon
06 Apr 2026
Trump Ngaku AS Kirim Senjata Buat Demonstran Iran Lewat Milisi Kurdi
06 Apr 2026
Detik-detik Anjing IDF Serang Pria Palestina di Masjid Tepi Barat
06 Apr 2026
FOTO: Drone Iran Targetkan Fasilitas Militer AS di Bahrain
05 Apr 2026
Israel Ancam Bunuh Setiap Pemimpin Iran: Terus Kejar Pemimpin Teror!