Internasional 08 Apr 2026 1 views

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Kritis, Kenapa Iran Tetap Solid Dihajar AS?

Judul: Pemimpin Tertinggi Mojtaba Kritis, Kenapa Iran Tetap Solid Dihajar AS? Jakarta, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menjadi sorotan karena kondisinya yang disebut kian...

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Kritis, Kenapa Iran Tetap Solid Dihajar AS?
Judul: Pemimpin Tertinggi Mojtaba Kritis, Kenapa Iran Tetap Solid Dihajar AS?

Jakarta, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menjadi sorotan karena kondisinya yang disebut kian kritis imbas serangan Amerika Serikat dan Israel.Dilaporkan, putra mendiang Ayatollah Ali Khameini ini mengalami cedera serius dan dilaporkan dirawat di rumah sakit.Lihat Juga :Trump Hadapi Upaya Pemakzulan Kala Sepakat Gencatan dengan Iran
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat beredar, Mojtaba dirawat di Moskow, Rusia, tetapi pejabat Iran membantahnya.Dalam laporan terbaru The Time, Mojtaba dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan di Qom. Laporan ini berdasarkan memo diplomatik yang didapat dari intelijen Amerika Serikat.Meski kondisinya kritis dan mengkhawatirkan, namun Iran masih tetap solid bahkan terus memberi perlawanan kepada Amerika Serikat dan Israel. Bahkan masih bisa menekan AS untuk menerima 10 tuntutan demi gencatan senjata.Persatuan eliteMenurut Max Prowant, direktur program akademik di Alexander Hamilton Society dan editor rekanan di Law & Liberty, Iran memiliki elit yang tidak terpecah sejak revolusi tahun 1979.
Di banyak negara lain, baik krisis ekonomi maupun kekalahan militer saja sudah cukup untuk menghasilkan perpecahan elit yang diperlukan untuk melumpuhkan negara."Tetapi Republik Islam adalah jenis 'makhluk' yang berbeda," kata Prowant.Banyak elite dapat meyakinkan diri mereka sendiri dan warga Iran yang mau mendengarkan bahwa Barat terus berupaya menghancurkannya.Lihat Juga :Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei MengkhawatirkanSalah satu keunggulan rezim ini adalah pengajaran substansial dari ideologi pendirinya. Tidak seperti ideologi abad ke-20 lainnya, Khomeinisme secara eksplisit (dan fanatik) bersifat religius, memberikan keyakinan kepada para pengikutnya bahwa Tuhan berada di pihak mereka. (imf/bac)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260408164709-120-1345691/pemimpin-tertinggi-mojtaba-kritis-kenapa-iran-tetap-solid-dihajar-as
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.