AS Sepakat Cairkan Aset Iran Rp102,5 T yang Dibekukan di Qatar
Jakarta, Amerika Serikat (AS) dikabarkan sepakat mencairkan aset Iran yang selama ini dibekukan di Qatar dan sejumlah bank asing.Langkah itu disebut sebagai sinyal keseriusan Washi...
Gedung Putih disebut sepakat melepas dana Iran senilai US$6 miliar atau sekitar Rp102,5 triliun (asumsi kurs Rp17.089 per dolar AS) yang tersimpan di Qatar.Lihat Juga :3 Presiden AS Tolak Ajakan Netanyahu Serbu Iran, Cuma Trump yang NurutHingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat mengenai kabar tersebut. Kementerian Luar Negeri Qatar juga belum memberikan tanggapan saat dimintai komentar.Aset tersebut sejatinya sudah lama menjadi perhatian. Uang tersebut pertama kali dibekukan pada 2018 dan sempat direncanakan cair pada 2023 sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan antara AS dan Iran.Namun, pemerintahan Presiden Joe Biden kembali membekukan dana itu setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.Saat itu, pejabat AS menegaskan Iran tidak akan dapat mengakses dana tersebut dalam waktu dekat, dan Washington tetap memiliki kewenangan untuk membekukannya kembali sepenuhnya.Lihat Juga :Erdogan Sebut Hukuman Mati Israel ke Tahanan Palestina Mirip HitlerDana itu berasal dari hasil penjualan minyak Iran ke Korea Selatan. Semula, aset tersebut tertahan di bank-bank Korea Selatan.Kondisi itu terjadi setelah Presiden Donald Trump kembali menjatuhkan sanksi ke Iran pada 2018, saat masa jabatan pertamanya, dan membatalkan perjanjian nuklir antara Teheran dan negara-negara besar dunia.Dalam skema pertukaran tahanan AS-Iran pada September 2023 yang dimediasi Doha, dana itu kemudian dipindahkan ke rekening bank di Qatar.Kesepakatan tersebut melibatkan pembebasan lima warga negara AS yang ditahan di Iran, sebagai imbalan atas pencairan dana itu dan pembebasan lima warga Iran yang ditahan di AS.
Kala itu, pejabat AS menegaskan dana tersebut hanya boleh digunakan untuk keperluan kemanusiaan, seperti pangan, obat-obatan, alat kesehatan, dan barang pertanian, di bawah pengawasan Departemen Keuangan AS.Melansir Euronews, nilai total aset Iran yang dibekukan di luar negeri diperkirakan melebihi US$100 miliar.Akses terhadap dana tersebut dinilai sangat penting bagi Iran, terutama karena sanksi selama bertahun-tahun telah menekan cadangan devisa negara itu, memperlemah kurs rial, dan memperburuk inflasi.Isu aset beku memang menjadi salah satu tuntutan utama Iran dalam negosiasi dengan Washington. Selain meminta akses ke dana yang tertahan di luar negeri, Teheran juga mendorong pencabutan sanksi utama dan sekunder yang dijatuhkan AS. (anm/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260411173942-134-1346893/as-sepakat-cairkan-aset-iran-rp1025-t-yang-dibekukan-di-qatar
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
11 Apr 2026
Malaysia Kecam Israel Setuju Bangun 34 Permukiman Ilegal di Palestina
11 Apr 2026
FOTO: Serangan Brutal Israel ke Lebanon Tewaskan 1.953 Orang
11 Apr 2026
Anggota Hizbullah Tolak Negosiasi Lebanon-Israel
11 Apr 2026
Presiden Korsel Bagikan Video Kekejaman Tentara IDF di X, Israel Geram
11 Apr 2026
Israel Bunuh Anak Sekolah Palestina, Ditembak saat Belajar
11 Apr 2026
Haru, Foto Anak-Anak Korban Serangan AS-Israel Dibawa Delegasi Iran