Pentagon Pecat Menteri Angkatan Laut AS saat Kalut Perang Lawan Iran
Jakarta, Kementerian Perang (dahulu Kementerian Pertahanan) Amerika Serikat memecat Menteri Angkatan Laut John Phelan di tengah perang melawan Iran yang masih berlangsung sejak 28...
Pentagon dalam pernyataannya mengatakan Phelan "meninggalkan pemerintahan, berlaku segera", tanpa memberikan rincian lebih lanjut. "Atas nama Menteri Perang dan Wakil Menteri Perang, kami berterima kasih kepada Menteri Phelan atas pengabdiannya kepada Kementerian dan Angkatan Laut Amerika Serikat," kata juru bicara utama Pentagon Sean Parnell, Rabu (24/4) waktu AS."Kami mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya."Parnell menuturkan wakil Phelan sekaligus pejabat sipil nomor dua di Angkatan Laut, Wakil Menteri Hung Cao, akan mengambil alih jabatan sementara.Pada 2 April, Hegseth memecat Kepala Staf Angkatan Darat AS Randy George tanpa menyebut alasan. Dua pejabat AS mengatakan keputusan itu berkaitan dengan ketegangan antara Hegseth dan Menteri Angkatan Darat Daniel Driscoll.Pilihan RedaksiInggris-Prancis Gelar Rapat Bahas Rencana Militer Buka Selat HormuzTrump Ikut Sesi Baca Alkitab di Gedung Putih usai Nyinyir ke Paus LeoRusia Tangkap Puluhan Warga Israel di MoskowPemecatan pada April itu menambah gejolak di berbagai tingkat kepemimpinan Pentagon, termasuk pemecatan tahun lalu terhadap Ketua Kepala Staf Gabungan sebelumnya, Jenderal Angkatan Udara C.Q. Brown, serta kepala operasi angkatan laut dan wakil kepala staf Angkatan Udara.Pergantian terbaru ini terjadi di tengah gencatan senjata yang tegang dengan Iran, ketika AS mengerahkan lebih banyak aset angkatan laut ke kawasan Timur Tengah.Militer AS kini mengandalkan kekuatan angkatan laut untuk menjalankan blokade terhadap Iran, yang diharapkan Presiden Donald Trump dapat menekan Teheran agar mau datang ke meja perundingan dan mengakhiri perang sesuai syarat yang diinginkan AS.Saat ini, AS juga dihadapkan dengan ketidakpastian soal perang melawan Iran lantaran Teheran masih ogah menghadiri putaran kedua negosiasi damai di Islamabad, Pakistan, yang seharusnya berlangsung awal pekan ini. Situasi ini sampai-sampai membuat Trump mendadak mengumumkan perpanjangan gencatan senjata yang seharusnya berakhir pada Rabu (22/4) dengan dalih memberi Iran lebih banyak waktu untuk merampungkan proposal perundingan.Padahal beberapa jam sebelum mengumumkan gencatan senjata tanpa detail batas waktu ini, Trump masih melayangkan ultimatum dan rentetan ancaman untuk menyerang Iran lagi.Pakar kebijakan luar negeri AS, Barbara Slavin, menilai keputusan Trump memperpanjang gencatan senjata "merupakan cara untuk menutupi rasa malu karena AS sudah siap mengirim wakil presiden ke Pakistan, sementara Iran belum siap melakukannya."Kini, menurutnya, Trump berada "jelas dalam posisi serba salah.""Perang ini tidak berjalan seperti yang ia harapkan sejak awal, dan Iran telah menemukan daya tawar baru melalui kendalinya atas Selat Hormuz," kata Slavin kepada Al Jazeera.Ia menambahkan, Amerika seharusnya "melepaskan tuntutan maksimalisnya" dan menawarkan kepada Iran "semacam isyarat bahwa Washington sungguh serius mencari penyelesaian." (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260423052905-134-1350988/pentagon-pecat-menteri-angkatan-laut-as-saat-kalut-perang-lawan-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Prabowo-Macron Bertemu di Paris hingga Iran Tembak 4 Kapal di Hormuz
29 May 2026
Pidato Prabowo ke Macron: Bahas Palestina hingga Bahasa Prancis di RI
29 May 2026
Prabowo Ungkap Poin Penting Ini Bakal Dibahas dengan Macron di Paris
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI