AS Susun Rencana Hancurkan Militer Iran di Hormuz jika Gencatan Gagal
Jakarta, Amerika Serikat dilaporkan sedang mengembangkan rencana untuk menghancurkan kemampuan militer Iran di Selat Hormuz, jika gencatan senjata gagal tercapai.Sumber-sumber yang...
Sebagian besar rudal pertahanan Iran masih utuh meski digempur AS-Israel sejak 28 Februari. Negara itu juga punya banyak perahu kecil yang bisa digunakan sebagai platform untuk melancarkan serangan terhadap kapal, yang mempersulit upaya AS membuka selat.Lihat Juga :Anak Raja Iran Reza Pahlavi Disiram Cairan Merah di BerlinMeski serangan AS berpotensi masif, sumber lain menyebut kemungkinan besar selat tidak akan langsung terbuka."Kecuali Anda bisa membuktikan secara tegas bahwa 100 persen kemampuan militer Iran hancur atau hampir pasti bahwa AS bisa mengurangi risiko dengan kemampuan kita" kata sumber itu kepada CNN, Jumat (24/4).Dia lalu berujar, "Semuanya akan bergantung pada seberapa besar [Presiden AS Donald Trump] bersedia menerima risiko dan mulai mengirimkan kapal melalui selat."Sumber lain mengatakan militer AS juga menindaklanjuti ancaman Trump sebelumnya untuk menyerang target multifungsi dan infrastruktur, termasuk fasilitas energi. Ini bisa menjadi cara Washington memaksa Iran ke meja perundingan.Trump berulang kali mengatakan AS akan melanjutkan operasi tempur jika tidak ada solusi diplomatik untuk perang tersebut.Lihat Juga :Lebanon-Israel Sepakat Lanjut Gencatan Senjata Tiga PekanTak cuma menyerang persenjataan militer, opsi lain yang dipertimbangkan perencana militer adalah menargetkan pemimpin militer Iran secara individu dan "penghalang" yang dianggap merusak negosiasi.Salah satu yang jadi sasaran adalah Ahmad Vahidi, Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)."Karena alasan keamanan operasional, kami tidak membahas pergerakan di masa depan atau yang bersifat hipotetis," kata sumber di Kementerian Pertahanan AS."Militer AS terus memberikan opsi kepada Presiden, dan semua opsi tetap terbuka," imbuh dia.Dalam salah satu unggahan, Trump menyebut negosiasi lanjutan belum terlaksana karena "perpecahan" di Iran. Perbedaan ini merujuk ke IRGC dan para negosiator Iran.Lihat Juga :Cekcok dengan Afghanistan, Kenapa Pakistan Jadi Mediator AS-Iran?AS juga kemungkinan akan melakukan serangan tambahan ke persenjataan Iran termasuk rudal, peluncur, dan fasilitas produksi yang tidak hancur dalam gelombang serangan awal AS-Israel.Senada dengan rencana tersebut, pekan lalu Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengancam akan menyerang target-target tersebut jika Iran menolak untuk menyetujui kesepakatan.Trump tampaknya waspada terhadap kemungkinan perang kembali dengan Iran dan lebih memilih untuk menyelesaikan secara diplomatik.Namun, di saat yang sama, beberapa sumber mengakui bahwa perpanjangan gencatan senjata Trump bukanlah "tanpa batas waktu" dan militer AS siap melanjutkan serangan jika diminta. (isa/dna)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260424082904-134-1351466/as-susun-rencana-hancurkan-militer-iran-di-hormuz-jika-gencatan-gagal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Prabowo Ungkap Poin Penting Ini Bakal Dibahas dengan Macron di Paris
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam