UNIFIL PBB Upacara Penghormatan Kenang TNI yang Gugur Lagi di Lebanon
Jakarta, Misi Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon atau UNIFIL menggelar upacara penghormatan terakhir bagi mendiang Kopral Rico Pramudia, salah s...
Rico merupakan penjaga perdamaian Indonesia keempat yang gugur dalam tugas demi perdamaian di Lebanon selatan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.Menurut keterangan UNIFIL, Kepala Misi sekaligus Komandan Pasukan Mayor Jenderal Diodato Abagnara memimpin langsung upacara penghormatan terakhir pria 31 tahun tersebut yang digelar di Beirut."Anda datang ke sini, jauh dari tanah air, untuk bertugas di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, membawa perdamaian ke tanah ini, dan di sini, di Lebanon selatan, Anda telah memberikan segalanya," ujar Abagnara."Anda memberikan seluruh yang Anda miliki demi perdamaian di tanah ini. Untuk itu, Anda mendapatkan seluruh penghormatan kami. Sebagai prajurit, sebagai penjaga perdamaian, kami akan melanjutkan misi Anda; kami akan tetap teguh; kami akan tetap bersatu; kami akan tetap waspada," lanjut pimpinan UNIFIL tersebut. Kopral Pramudia meninggalkan seorang istri dan putra yang masih kecil. Saat tiba pada April tahun lalu untuk bertugas bersama UNIFIL, itu merupakan misi luar negeri pertamanya.Pilihan RedaksiPelaku Penembakan di Acara Trump Menginap di Hotel yang SamaMenlu Iran Tetap ke Pakistan Walau Utusan Trump BatalJaksa Agung AS Klaim Trump Jadi Target Penembakan di WashingtonUpacara hari ini di bandara Beirut juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar; perwakilan Kementerian Pertahanan Nasional Lebanon dan Angkatan Darat Lebanon, Brigadir Jenderal Maroun Azzi; serta Kolonel Allan Surya Lesmana dari kontingen Indonesia di UNIFIL.Dengan kepergian Rico, total ada empat personel TNI yang gugur di Lebanon sejak perang antara Israel dan Hizbullah pecah pada akhir Maret lalu.Sebelum Rico, tiga prajurit TNI lebih dulu meninggal dunia akibat serangan Israel. Mereka adalah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon yang gugur pada 29 Maret 2026, serta Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan yang meninggal pada 30 Maret 2026.Ketiganya telah dimakamkan di Indonesia. Prosesi pemakaman mereka juga dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu (5/4).UNIFIL menegaskan, serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Tindakan itu juga disebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang. (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260426221441-120-1352316/unifil-gelar-upacara-kenang-mendiang-rico-tni-yang-gugur-di-lebanon
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI