Rusia Wanti-wanti AS Harus Setop Ancaman jika Mau Damai dengan Iran
Jakarta, Utusan Rusia untuk organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov, mewanti-wanti Amerika Serikat jika ingin melihat progress negosiasi dengan Iran.Ulyanov menyebut peme...
"Cara terbaik bagi AS dalam situasi saat ini adalah dengan meninggalkan semua unsur dari posisinya yang tampak seperti #pemerasan, #ultimatum, dan #tenggat waktu," imbuh dia.AS dan Iran seharusnya menggelar negosiasi putaran kedua pekan lalu sebelum masa gencatan senjata pertama habis. Gencatan dua pekan itu berlangsung pada 7 hingga 22 April.Lihat Juga :Operator Terminal Minyak RI Kena Sanksi Uni Eropa Terkait RusiaSetelah masa gencatan habis, atas permintaan Pakistan selaku mediator, AS mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa memberi tahu berapa lama atau kapan dimulai.Delegasi AS beberapa kali nyaris berangkat ke Pakistan. Namun, mereka akhirnya batal terbang ke negara Asia ini.Iran juga dengan tegas menolak negosiasi yang berlangsung di bawah tekanan atau ancaman. Menurut mereka, pihak yang terlibat harus bicara setara dan merasa aman.Lihat Juga :Iran Kirim Proposal Gencatan ke AS, Ada Tuntutan BaruSementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berkunjung ke tiga negara sekaligus, Pakistan, Oman dan Rusia."Memulai kunjungan tepat waktu ke Islamabad, Muscat, dan Moskow," kata dia.Araghchi mengatakan kunjungan itu untuk berkoordinasi erat dengan mitra Iran dan berkonsultasi tentang "perkembangan regional." (isa/dna/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260427141424-134-1352557/rusia-wanti-wanti-as-harus-setop-ancaman-jika-mau-damai-dengan-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI