Menlu Iran Terbang ke Rusia, Minta Wejangan Putin soal Perang Lawan AS
Jakarta, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di St. Petersburg, Rusia, untuk bertemu Presiden Vladimir Putin di saat Teheran masih berperang melawan Amerika Serikat.Selepa...
"Seperti yang Anda lihat, kami selalu mengadakan pertemuan erat dengan Rusia untuk mendiskusikan berbagai isu luar negeri, khususnya isu-isu regional dan internasional, dan tentunya berbagai isu hubungan bilateral juga sering kami bahas," kata dia dalam sebuah video, dikutip kantor berita Rusia TASS.Kunjungan Araghchi ke Rusia merupakan bagian dari serangkaian lawatan dia dalam beberapa hari terakhir.Sebelum ke Rusia, dia mengunjungi Pakistan, Oman, dan kembali lagi ke Pakistan untuk membahas kerja sama dan situasi terkini di kawasan.Dalam video itu, Araghchi juga mengatakan pembicaraan dengan Pakistan berjalan lancar.Lihat Juga :Dua Eks PM Israel Bikin Koalisi Baru, Siap Gulingkan Netanyahu"Kami mengadakan konsultasi yang baik dengan teman-teman kami di Pakistan. Perjalanan ini sukses," kata dia."Kami mengevaluasi hasil pertemuan kami baru-baru ini dan membahas ke arah mana dan dalam kondisi apa pembicaraan bisa dilanjutkan," imbuh Araghchi.Diplomat Iran ini juga membeberkan hasil pembicaraan dengan pihak Oman.Dia menggambarkan Oman adalah negara sahabat yang dekat dengan Iran dan mengambil sikap yang sangat baik dalam perang ini."Kita dan Oman adalah dua negara pesisir Selat Hormuz, jadi kita perlu mengadakan konsultasi mengenai masalah ini," ujar Araghchi.Pilihan RedaksiNaftali Bennett, Eks PM Rival Netanyahu Pernah Jadi Target PembunuhanRusia Wanti-wanti AS Harus Setop Ancaman jika Mau Damai dengan IranSidang Korupsi Netanyahu Batal Lagi Sejam Sebelum DimulaiLebih lanjut, Menlu Iran ini mengatakan keselamatan pelayaran kapal melalui Selat Hormuz merupakan isu global yang penting"Dan sebagai dua negara yang mengendalikan selat ini, kita dan Oman perlu menjaga koordinasi yang erat untuk memastikan kepentingan bersama kita," tutur dia.Lawatan Menlu Iran ke negara-negara itu berlangsung di tengah upaya negosiasi lanjutan usai gencatan senjata sementara diperpanjang.AS dan Iran sepakat gencatan senjata dua pekan yang berlangsung pada 7 hingga 22 April. Hingga masa gencatan habis, mereka belum menggelar perundingan kedua.Negosiasi berlangsung alot karena kedua pihak mempertahankan tuntutannya masing-masing. AS ingin Iran mengakhiri program nuklir dan menyerahkan uranium yang diperkaya.Iran dengan tegas menolak desakan itu dan meminta AS menghargai pengayaan uranium mereka. (isa/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260427153050-134-1352596/menlu-iran-terbang-ke-rusia-minta-wejangan-putin-soal-perang-lawan-as
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI