Netanyahu Hadiri Sidang di Pengadilan usai 2 Bulan Perang, Kasus Apa?
Jakarta, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sidang di pengadilan pada Selasa (28/4), terkait tuduhan korupsi.Netanyahu hadir sebagai saksi di Pengadilan Distrik T...
Harian Israel Maariv, seperti dikutip Anadolu Agency, melaporkan bahwa Netanyahu berada di tahap akhir kesaksian setelah memberikan kesaksian selama lebih dari 80 hari persidangan.Lihat Juga :Deadline Habis, Bisakah Trump Direstui Kongres Lanjutkan Perang Iran?Menurut kantor kejaksaan, dia masih harus menghadiri 11 kali kesaksian selain pemeriksaan ulang singkat oleh pengacara pembela.Sidang ini seharusnya digelar pada Senin (27/4) namun dibatalkan oleh Netanyahu karena alasan "keamanan"."Dalam dua minggu terakhir, persidangannya dibatalkan atas permintaannya, dan sejak dimulainya perang dengan Iran, ia belum memberikan kesaksian meskipun semua sidang pengadilan di Israel telah dimulai kembali," demikian laporan surat kabar itu.Pilihan RedaksiProfil Ali Al Zaidi: Crazy Rich & 'Boneka' Trump Calon PM Baru IrakAraghchi Pamer ke Putin: Dunia Jadi Tahu Kekuatan Iran Perangi ASIsi Dokumen Fatwa Ali Khamenei Mengharamkan Bom NuklirNetanyahu memberikan kesaksian untuk Kasus 4000 di mana dia dituduh melakukan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.Menurut dakwaan, Netanyahu diduga memiliki hubungan suap dengan pengusaha Shaul Elovitch yang merupakan pemilik situs berita Walla.Netanyahu dan keluarganya dituduh mengajukan berbagai tuntutan terkait pemberitaan media, demi menguntungkan pribadi dan menindas saingan politik.Sejak awal persidangannya, Netanyahu membantah semua tuduhan itu sebagai "kampanye bermotivasi politik" yang bertujuan untuk menyingkirkannya dari jabatan.Netanyahu menghadapi tuduhan korupsi, penyuapan, dan pelanggaran jabatan dalam tiga kasus yang dikenal sebagai Kasus 1000, 2000, dan 4000, yang dakwaannya diajukan pada November 2019.Kasus 1000 melibatkan tuduhan bahwa Netanyahu dan keluarganya menerima hadiah mahal dari pengusaha kaya sebagai imbalan bantuan.Di kasus 2000, dia dituduh bernegosiasi dengan penerbit surat kabar Yedioth Ahronoth, Arnon Mozes, untuk mendapatkan liputan media yang positif.Selain tuduhan korupsi, Netanyahu telah dicari sejak tahun 2024 oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza, di mana lebih dari 72.000 orang telah tewas dalam serangan mematikan Israel sejak Oktober 2023.
(dna)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260429083247-120-1353274/netanyahu-hadiri-sidang-di-pengadilan-usai-2-bulan-perang-kasus-apa
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI