Mojtaba Khamenei 'Bangkit': Hari Ini 2 Bulan Kegagalan Memalukan AS
Jakarta, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, buka suara terkait perang dengan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir, Kamis (30/4).Dalam...
Melalui pesan singkat itu, Khamenei juga menekankan babak baru bagi kawasan Teluk dan Selat Hormuz mulai terbentuk sejak perang Iran dengan Amerika dan Israel pecah pada 28 Februari lalu."Hari ini, dua bulan setelah pengerahan militer terbesar dan agresi oleh para kekuatan arogan dunia di kawasan, serta kegagalan memalukan Amerika Serikat dalam rencananya, sebuah babak baru tengah terbuka bagi Teluk Persia dan Selat Hormuz," kata Khamenei dalam pesan yang dibacakan di televisi pemerintah Iran seperti dikutip AFP.Lihat Juga :Trump Desak Iran Nyerah Imbas Keteteran Perang-Miskalkulasi, Benarkah? Lihat Juga :KOLOMTrump Menang Pertempuran Atas Iran, Tapi Kalah PerangKhamenei juga menegaskan Teheran akan mengamankan kawasan Teluk Persia serta mengakhiri apa yang ia sebut sebagai "penyalahgunaan jalur perairan oleh pihak musuh."Khamenei menambahkan bahwa pengelolaan baru Selat Hormuz akan membawa ketenangan, kemajuan, dan manfaat ekonomi bagi seluruh negara di kawasan Teluk Persia.Khamenei diangkat sebagai pemimpin tertinggi menggantikan mendiang sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas digempur AS-Israel pada 28 Februari. Namun, sejak itu ia belum juga muncul secara langsung ke publik.Selama ini, Khamenei hanya mengeluarkan pernyataannya melalui media sosial atau pernyataan tertulis yang dibacakan oleh lembaga penyiaran pemerintah Iran.Hal itu memicu banyak pertanyaan terkait keberadaan Khamenei, yang intelijen AS sempat yakini dalam keadaan kritis.Pilihan RedaksiIran Olok-olok Blokade Trump Tak Mempan: Perpanjang Saja Jadi 30 HariPentagon Ungkap Biaya 2 Bulan Perang AS di Iran Capai Rp433,8 TriliunMenhan AS Emosi saat Ditanya Kondisi Mental Trump saat Perangi IranAzim Ebrahimpour, pejabat senior Iran, mengatakan Mojtaba mengalami luka ringan di kakinya akibat ledakan dari sebuah rudal di kompleks kediaman ayahnya, mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Mojtaba saat itu berada di halaman kompleks.Ketidakpastian mengenai keberadaan Khamenei ini pun turut memicu pertanyaan lain soal siapa yang saat ini benar-benar memegang kekuasaan dan pengambil keputusan tertinggi di Iran.Namun, Ebrahimpour berujar laporan mengenai cedera parah Mojtaba merupakan berita palsu yang ditujukan menciptakan perpecahan, demikian dilaporkan Iran International. (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260430175901-120-1353961/muncul-dari-persembunyian-pemimpin-iran-tertawakan-kekalahan-trump
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI