10 Bos Mafia Paling Sadis, Ada 'Si Janda Hitam'
Jakarta, Dunia kriminal mengenal para bos kejahatan terorganisir atau mafia yang namanya disebut sampai sekarang. Saking terkenalnya, sampai diabadikan dalam buku dan film.Film Hol...
1. Al Capone (1899-1947)Alphonse Gabriel Capone, yang dikenal dengan julukan Scarface, Big Al, Big Boy, dan Snorky, lahir di New York.Ia anggota Geng Five Points saat remaja, sebelum pindah ke Chicago untuk memulai bisnis penyelundupan minuman keras sebagai salah satu pendiri Chicago Outfit, yang kemudian berkembang mencakup penyelundupan dan prostitusi.Lihat Juga :El Salvador Adili Hampir 500 Anggota Gangster Sadis MS-13Selain metode kekerasan ekstremnya, ia sering menyuap polisi, hakim, dan bahkan Walikota Chicago.2. Albert Anastasia (1902 - 1957)Dijuluki Gempa Bumi, Pasukan Satu Orang, Si Topi Gila, dan Algojo Agung.Adalah Umberto 'Albert' Anastasia, salah satu pendiri Mafia Amerika modern.Lahir di Italia, Anastasia memulai kariernya sebagai buruh pelabuhan di AS. Ia bersekutu dengan mafia, dan ikut mendirikan serta kemudian menjadi bos organisasi Murder, Inc., yang memungkinkannya untuk mengendalikan seluruh garis pantai New York.Ia akhirnya dibunuh di sebuah tempat pangkas rambut, kemungkinan oleh anggota keluarga Genovese dan Gambino.
3. 'Lucky' Luciano (1897 - 1962)Dikenal sebagai gangster pertama yang 'melegitimasi' kekuasaan mafia di Amerika.Charles 'Lucky' Luciano memulai kehidupan kriminalnya di geng Five Points, sebelum menjadi asisten utama dalam organisasi kriminal Masseria setelah Perang Castellammarese.Keberuntungan Lucky berakhir ketika ia dihukum karena terlibat dalam praktik prostitusi. Namun, hukumannya yang semula 30-50 tahun dipersingkat setelah ia bekerja sama dengan Angkatan Laut AS selama Perang Dunia Kedua , kemudian dikurangi dengan syarat ia dideportasi ke Italia. Ia kemudian meninggal karena serangan jantung di Naples.Lihat Juga :Siapa Pengganti Bos Kartel Meksiko El Mencho yang Tewas Ditembak?4. Frank Costello (1891 - 1973)Jadi inspirasi untuk film "The Godfather", Frank Costello, gangster Amerika paling terkenal.Lahir di Italia tetapi dibesarkan di East Harlem, Costello memulai karier kriminalnya pada usia 13 tahun.Aliansinya dengan Lucky Luciano dalam penyelundupan minuman keras.Dijuluki Perdana Menteri, ia menggunakan koneksi Asia Timur selama Perang Vietnam untuk menyelundupkan heroin, secara efektif memutus aktivitas mafia Italia yang biasanya mengendalikan perdagangan.Lihat Juga :Raja Narkoba Escobar, Pernah Mau Lunasi Utang Negara-Punya Sel Pribadi5. Carlo Gambino (1902 - 1976)Mendapatkan julukan seperti Godfather, Don Carlo, Raja Dunia Bawah Amerika Serikat, Diktator Kota New York, dan Raja Mafia Amerika.Carlo Gambino adalah kepala keluarga kriminal Mangano, yang kemudian ia ganti namanya menjadi keluarga kriminal Gambino setelah membunuh Albert Anastasia.Seorang pria yang bijaksana dan tertutup, ia meninggal karena serangan jantung pada usia 74 tahun.6. Paul Castellano (1915 - 1985)Sebagai bos mafia yang berorientasi bisnis, Paul Castellano mengarahkan keluarga kejahatan Gambino ke puncak keuangan mereka dengan menjauhkan keluarga tersebut dari bisnis ilegal seperti perdagangan narkoba ke praktik yang lebih aman seperti pencucian uang, pemerasan, konstruksi, dan makanan.Dia membangun sebuah rumah mewah berlantai 17 di Staten Island yang menyerupai Gedung Putih , dan menuntut bagian keuntungan yang lebih besar dari kelompok mafia.7. Pablo Escobar (1949 - 1993)Paling terkemuka di era 1980-an dan 1990-an, bos narkoba Kolombia, Pablo Escobar, diperkirakan telah membunuh sekitar 4.000 orang.Dikenal sebagai Raja Kokain, Raja Crack, El Padrino, dan El Patrón, ia mendirikan Kartel Medellín, yang pada puncaknya memasok AS dengan 70-80 ton kokain per hari, dan menyebabkan kejahatan di Kolombia meroket.Lihat Juga :Misteri Harta Karun Kartel Kolombia Pablo Escobar Rp488 TriliunDia dipenjara pada tahun 1992, tetapi melarikan diri, dan perburuan besar-besaran di seluruh negeri akhirnya menyebabkan dia ditembak dan dibunuh sehari setelah ulang tahunnya yang ke-44.8. John Gotti (1940 - 2002)John Gotti dikenal sebagai Dapper Don karena sering tampil berpakaian mahal.Jadi kriminal sejak usia 12 tahun, Gotti membunuh bosnya, Paul Castellano, yang kemudian membawanya menjadi bos keluarga kriminal Gambino.Selama tahun 1980-an, ia menghasilkan jutaan dolar melalui praktik rentenir, prostitusi, perjudian ilegal, dan distribusi narkotika.Ia akhirnya dipenjara pada tahun 1992 tetapi melanjutkan bisnis kriminalnya dari balik jeruji besi. Ia meninggal karena kanker pada tahun 2002.9. Griselda Blanco (1943 - 2012)Sebagai gembong narkoba Kartel Medellín, ia dijuluki La Madrina, Janda Hitam, Ibu Peri Kokain, dan Ratu Perdagangan Narkoba.Pada puncak kariernya di tahun 70-an dan 80-an, Griselda Blanco menjadi miliarder kriminal pertama, menghasilkan $80 juta per bulan dari hasil penyelundupan kokain dari Kolombia ke AS.Ia bukanlah tipe orang yang melakukan pembunuhan, namun ia memerintahkan pembunuhan sekitar 2.000 orang. Ia ditembak mati pada usia 69 tahun di luar sebuah toko daging oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor di Medellín, Kolombia.Lihat Juga :5 Negara dengan Kartel Narkoba Paling Brutal di Dunia10. Frank Lucas (1930 - 2019)Gembong narkoba yang berpengaruh di Harlem pada tahun 60-an dan 70-an, mematahkan monopoli jaringan narkoba bos mafia Italia-Amerika.Ia menjual heroin dan menghilangkan perantara dengan membeli langsung dari pemasoknya di Asia Tenggara. Pada masa kejayaannya di tahun 1970-an, Lucas menghasilkan $1 juta per hari dari heroin Blue Magic miliknya, dan membual telah menyuap anggota militer untuk menyelundupkan narkoba melalui pesawat militer AS.Polisi menggerebek rumahnya di New Jersey pada tahun 1975, dan dia dijatuhi hukuman penjara 70 tahun. Namun, setelah lima tahun dia dibebaskan karena kerja samanya dalam melibatkan orang lain.
10 Bos Mafia Paling Sadis, Ada 'Si Janda Hitam'
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260502153223-134-1354399/10-bos-mafia-paling-sadis-ada-si-janda-hitam
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI
28 May 2026
FOTO: Suasana Iduladha di Gaza Dibalut Duka dan Keterbatasan