Korea Utara Berang Disebut AS Lakukan Kejahatan Siber AS
Jakarta, Korea Utara membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) terkait keterlibatannya dalam kejahatan siber untuk meraup pendapatan ilegal. Pyongyang menyebut tudingan tersebut sebag...
Beda dengan Iran, Kenapa AS Membiarkan Korut Punya Nuklir?AS sebelumnya menuding Korea Utara meningkatkan program perang siber yang bertanggung jawab atas pencurian miliaran dolar aset virtual dalam beberapa tahun terakhir.Aktivitas peretasan itu disebut menjadi salah satu sumber devisa utama Pyongyang di tengah tekanan sanksi internasional terkait program nuklir dan senjata mereka.Pada April lalu, Departemen Kehakiman AS menjatuhkan hukuman kepada dua warga negaranya karena membantu pekerja teknologi informasi asal Korea Utara mendapatkan pekerjaan jarak jauh di perusahaan AS. Skema tersebut disebut menghasilkan jutaan dolar untuk mendanai program senjata Pyongyang.Lihat Juga :Rawan Perang Baru, China Mulai Ancam AS dan Sekutu di PasifikLebih dari 100 perusahaan AS, termasuk sejumlah perusahaan Fortune 500 dan kontraktor pertahanan, disebut menjadi target dalam operasi yang berlangsung selama beberapa tahun tersebut."Skema ini menempatkan pekerja IT Korea Utara dalam daftar gaji perusahaan AS tanpa disadari dan ke dalam sistem komputer mereka, yang berpotensi membahayakan keamanan nasional kami," kata Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional AS, John Eisenberg.Sejumlah analis dari Google dan pakar keamanan siber lainnya juga mengungkap dugaan keterlibatan peretas yang terkait dengan Korea Utara dalam serangan terhadap perangkat lunak yang banyak digunakan secara global.Panel Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2024 memperkirakan serangan siber Korea Utara sejak 2017 telah mencuri lebih dari US$3 miliar dalam bentuk kripto. Dana tersebut diduga digunakan untuk mendukung pengembangan senjata pemusnah massal.Program perang siber Korea Utara sendiri disebut telah berkembang sejak pertengahan 1990-an, bahkan negara itu dijuluki sebagai "pencuri siber paling produktif di dunia" oleh sejumlah perusahaan keamanan siber.
(lau/mik)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260503093710-113-1354524/korea-utara-berang-disebut-as-lakukan-kejahatan-siber-as
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI
28 May 2026
FOTO: Suasana Iduladha di Gaza Dibalut Duka dan Keterbatasan