Presiden Taiwan 'Bela Diri' usai ke Afrika: Hak Dasar Setiap Negara
Jakarta, Presiden Lai Ching Te menegaskan Taiwan berhak berinteraksi dengan negara-negara di dunia. Hal ini dilontarkan Lai setelah menyelesaikan kunjungannya ke Eswatini, Afrika....
"Kami tak akan mundur karena penindasan," imbuhnya. Lihat Juga :PBB: Gaza Tempat Paling Berbahaya di Dunia Bagi JurnalisLai juga menekankan bahwa kunjungan timbal balik antar kepala negara seharusnya jadi hal biasa, seperti saat berkunjung ke teman."Dan merupakan hak dasar setiap negara," ucap dia.Lai berkunjung ke Eswatini pada 2 Mei untuk memperkuat kerja sama kedua pihak itu. Negara tersebut adalah satu-satunya negara di Afrika yang mengakui secara resmi Taiwan.Presiden Taiwan itu mulanya dijadwalkan ke Eswatini pada 22 hingga 26 April dalam rangka memperingati ulang tahun kenaikan takhta Raja Mswati III dan ulang tahun dia ke-58. Namun, karena berbagai hal kunjungan itu tertunda dan hanya diwakili Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia Lung.Lihat Juga :Kapal Denmark Sukses Lintasi Selat Hormuz Berkat Pengawalan ASMenanggapi kunjungan Lai ke negara di Afrika itu, Kementerian Luar Negeri China menuduh Presiden Taiwan ini melakukan sandiwara pelarian "ala penumpang gelap" dan jadi bahan tertawaan komunitas internasional.China kerap murka dengan kunjungan pejabat Taiwan ke luar negeri, atau pejabat asing ke pulau tersebut. Pemerintahan yang berbasis di Beijing menilai lawatan semacam itu merupakan dukungan untuk Taiwan melepas diri dari China.China berulang kali menegaskan tak akan membiarkan Taiwan lepas dan akan menggunakan segala cara termasuk paksaan jika perlu untuk mempertahankan pulau tersebut.Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan menunjukkan usaha keras untuk memisahkan diri dari China termasuk kunjungan ke Eswatini. (isa/dna)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260505151532-113-1355323/presiden-taiwan-bela-diri-usai-ke-afrika-hak-dasar-setiap-negara
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI
28 May 2026
FOTO: Suasana Iduladha di Gaza Dibalut Duka dan Keterbatasan
28 May 2026
Kebakaran Asrama Putri di Kenya, 16 Anak Tewas
28 May 2026
FOTO: Perang Lawan Iblis di Jamarat