Warga Palestina di Gaza Terancam Kena Penyakit Kulit saat Musim Panas
Jakarta, Warga Palestina di Jalur Gaza kini "dihantui" penyakit kulit yang menyebar di kamp-kamp pengungsi selama musim panas.Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan krisis kes...
Kondisi tersebut menimbulkan berbagai penyakit seperti kudis, cacar air, dan penyakit lainnya, terutama di kalangan anak-anak.Lihat Juga :AS Tuduh China 'Biayai' Iran Jadi Negara Sponsor TerorismeDilansir Al Jazeera, menjelang musim panas warga dan petugas kesehatan di Gaza terus berupaya menghindari terulangnya insiden tahun 2024 lalu, saat 150 ribu orang di Gaza menderita penyakit kulit.Pada tahun tersebut penyakit kulit menyebar secara masif imbas kekurangan peralatan medis yang disebabkan oleh perang dan genosida Israel."Kami telah menjelajahi seluruh wilayah Jalur Gaza, wilayah itu penuh dengan pengungsi," kata seorang pengungsi Palestina, Fawzi al-Najjar."Ada satu juta orang yang berdesakan, dan kami datang ke sini untuk tinggal di atas tumpukan sampah. Ini masalah besar. Apa yang harus kami lakukan?" imbuhnya.Pilihan RedaksiChina Disebut Cuan Besar karena Perang AS vs IranFasilitas Nuklir Iran Tak Terdampak Perang AS-Israel FebruariKorsel Pikir-pikir usai Diminta Trump Bantu Operasi Militer di HormuzDengan minimnya persediaan medis, warga Palestina pun terpaksa menggunakan pengobatan rumahan untuk merawat keluarga mereka.Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan situasi di lokasi pengungsian terus memburuk."Tim di lapangan mengatakan bahwa hama dan infeksi kulit di antara orang-orang di Gaza masih meningkat. Pada bulan Maret, infeksi semacam itu meningkat lebih dari tiga kali lipat di lokasi pengungsian yang dikelola PBB," ungkap Dujarric.Di Khan Younis, Gaza selatan, petugas kesehatan berupaya keras mendisinfeksi ribuan tenda untuk meminimalisir penyebaran infeksi.Ratusan anak di Deir el-Balah, Gaza tengah, menderita kudis, cacar air, dan penyakit kulit lainnya karena kebersihan yang buruk dan tempat tinggal yang terlalu padat."Penyakit kulit menyebar dengan cepat secara alami karena kontak dekat. Kita tidak dapat mencegah kontak tersebut. Menanganinya sangat sulit saat ini karena obat-obatan tidak tersedia, dan kondisi yang dibutuhkan selain pengobatan seperti nutrisi yang cukup, ventilasi udara, dan kebersihan, juga kurang," kata dokter umum di Gaza, Dr. Salim Ramadan.
(dna)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260505193826-120-1355445/warga-palestina-di-gaza-terancam-kena-penyakit-kulit-saat-musim-panas
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI
28 May 2026
FOTO: Suasana Iduladha di Gaza Dibalut Duka dan Keterbatasan
28 May 2026
Kebakaran Asrama Putri di Kenya, 16 Anak Tewas
28 May 2026
FOTO: Perang Lawan Iblis di Jamarat