Trump Disebut Lagi Gila Tebar Teori Konspirasi hingga Meme di Medsos
Jakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membanjiri media sosialnya dengan unggahan soal teori konspirasi dan meme untuk menyerang lawan politik pada Selasa (12/5) dini...
Satu unggahan secara samar-samar mengatakan AS "akan berbicara" dengan Kuba dan yang lain untuk membela proyek renovasi mahalnya, Kolam Refleksi Monumen Lincoln. 'Gila' dan 'Ada yang Salah'Selain itu ada juga salah satu unggahan yang di-repost Trump juga menyebut mantan direktur FBI James Comey gagal menyelidiki Obama yang dituduh merekayasa informasi intelijen untuk memenangkan Hilarry Clinton dalam Pilpres AS 2016.Dalam salah satu wawancara dengan CNN, Comey menyebut unggahan tengah malam dengan jumlah masif itu terlihat obsesif dan gila."Kau tampak gila, kawan," kata Comey.Dia juga menduga Trump tidak sedang baik-baik saja dan menyadari sederet unggahan dia bersifat politis."Sepertinya ada sesuatu yang salah dengan pria itu," imbuh Comey. Sederetan unggahan itu terjadi saat upaya negosiasi AS-Iran tak berjalan mulus dan rumor yang menyebar soal kesehatan Trump.Dalam jajak pendapat Washington Post/ABC News/Ipsos baru-baru ini, 59 persen responden meyakini Trump tak punya kapasitas mental untuk memimpin negara, sementara 55 persen mengatakan dia tidak bugar secara fisik.Sejauh ini tak ada keterangan resmi dari Gedung Putih terkait unggahan-unggahan nyeleneh Trump tersebut.
(ada/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260513115029-134-1358176/trump-disebut-lagi-gila-tebar-teori-konspirasi-hingga-meme-di-medsos
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Suhu Panas Ekstrem di Mina Capai 44 Derajat Celsius
28 May 2026
Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS
28 May 2026
Iran Serang Balik AS, Pangkalan Udara Jadi Sasaran Utama
28 May 2026
Trump ke Oman soal Selat Hormuz: Jangan Bantu Iran atau Kami Ledakan
28 May 2026
AS Kembali Serang Iran Usai Jalan Buntu Lerai Konflik di Selat Hormuz
28 May 2026
Trump Belum Puas dengan Tawaran Iran soal Kesepakatan Damai