Caracas Respons Ocehan Trump Mau Jadikan Venezuela Negara Bagian AS
Jakarta, Pelaksana tugas (Plt) Presiden Venezuela Delcy Rodriguez merespons ocehan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin menjadikan Caracas negara bagian ke-51 AS.Rodrig...
"Kami akan terus membela integritas, kedaulatan, kemerdekaan, dan sejarah kami," kata Rodríguez di Mahkamah Pengadilan Internasional (the International Court of Justice/ICJ) the Hague menghadiri sidang sengketa antara Venezuela dan Guyana mengenai sumber daya minyak dan mineral, dikutip dari CNN.Dia kemudian mengatakan bahwa "Venzeuela bukan negara koloni, tapi negara bebas."Rodriguez merupakan mantan Wakil Presiden Venezuela yang menggantikan eks Presiden Nicolas Maduro yang ditangkap AS melalui operasi militer pada Januari lalu.Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia sangat serius mempertimbangkan Venezuela menjadi negara bagian AS.Dalam percakapan telepon dengan Fox News pada Senin (11/5), Trump blak-blakan mengaku bahwa minyak Venezuela yang bernilai US$40 triliun (sekitar Rp699.690 triliun) begitu menggiurkan dan bahwa dirinya sudah akrab dengan warga negara AS tersebut."Venezuela menyukai Trump," kata Trump kepada Fox News.Lihat Juga :CEO Nvidia hingga Elon Musk Ikut Trump ke Beijing, Bahas EV dan AI?Saking ngebetnya, dia bahkan mengunggah (posting) grafik peta yang memasukkan Venezuela sebagai negara bagian AS.Dalam unggahan terbaru di akun media sosialnya, Truth Social, Trump menampilkan gambar Venezuela dengan bendera AS dan label '51st State' atau Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat. (bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260513135443-134-1358236/caracas-respons-ocehan-trump-mau-jadikan-venezuela-negara-bagian-as
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Suhu Panas Ekstrem di Mina Capai 44 Derajat Celsius
28 May 2026
Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS
28 May 2026
Iran Serang Balik AS, Pangkalan Udara Jadi Sasaran Utama
28 May 2026
Trump ke Oman soal Selat Hormuz: Jangan Bantu Iran atau Kami Ledakan
28 May 2026
AS Kembali Serang Iran Usai Jalan Buntu Lerai Konflik di Selat Hormuz
28 May 2026
Trump Belum Puas dengan Tawaran Iran soal Kesepakatan Damai