Kenapa Hanya Negara Tertentu yang Boleh Punya Senjata Nuklir?
Jakarta, Saat ini hanya delapan negara di dunia yang memiliki senjata nuklir. Negara-negara itu antara lain, Rusia, Amerika Serikat, China, Prancis, Inggris, Pakistan, India, dan K...
Meskipun ini merupakan penurunan signifikan dari sekitar 70.000 hulu ledak yang dimiliki oleh negara-negara bersenjata nuklir selama Perang Dingin, persenjataan nuklir diperkirakan akan tumbuh selama dekade mendatang dan kekuatan saat ini jauh lebih mumpuni.Mengapa negara lain tidak boleh punya senjata nuklir?Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT) yang menjadi dasar acuan, melarang penyebaran senjata nuklir ke lebih banyak negara, di mana hanya sedikit negara yang diakui memiliki senjata nuklir.
Sejak disepakatinya perjanjian ini pada 1968, para anggotanya yang terdiri dari AS, Rusia dan Inggris, mengusung semangat pencegahan dan perlucutan senjata nuklir.Pembentukan NPT disebut menjadi sebuah sarana dalam mengawasi dualisme peran nuklir yakni senjata dan energi. Ini Sekaligus memberikan keamanan pada dunia internasional bahwa negara yang memiliki materi nuklir tidak akan menggunakannya untuk kepentingan militer.Sebelumnya, Amerika Serikat dan Uni Soviet menandatangani Perjanjian Pelarangan Uji Coba Nuklir Terbatas pada tahun 1963. Para pemimpin kedua negara berharap bahwa perjanjian lain yang lebih komprehensif tentang pengendalian senjata akan segera menyusul.Lihat Juga :Korut Ubah Konstitusi, Bom Nuklir Meluncur jika Kim Jong Un DibunuhMengingat biaya yang sangat besar yang terlibat dalam pengembangan dan penyebaran senjata nuklir baru dan yang lebih canggih secara teknologi, kedua negara memiliki kepentingan untuk menegosiasikan perjanjian yang akan membantu memperlambat laju perlombaan senjata dan membatasi persaingan dalam pengembangan senjata strategis.Laman Kementerian Dalam Negeri Amerika Serikat, 2001-2009.state.gov menuliskan, pada awal 1960-an, teknologi senjata nuklir berpotensi untuk menyebar luas.Ilmu tentang peledakan dan penggabungan atom telah masuk ke dalam literatur publik melalui jurnal akademik, dan teknologi nuklir tidak lagi hanya dikejar oleh pemerintah, tetapi juga oleh perusahaan swasta. Plutonium, inti dari senjata nuklir, menjadi lebih mudah diperoleh dan lebih murah untuk diproses.Sebagai hasil dari perubahan ini, pada 1964 terdapat lima kekuatan nuklir di dunia: selain AS, Uni Soviet, dan Inggris Raya, yang semuanya memperoleh kemampuan nuklir selama atau segera setelah Perang Dunia Kedua, Prancis meledakkan bom nuklir pertamanya pada tahun 1960, dan Republik Rakyat China tidak jauh tertinggal pada tahun 1964.Terdapat banyak negara lain yang belum menguji senjata, tetapi secara teknologi cukup maju sehingga jika mereka memutuskan untuk membangunnya, kemungkinan besar mereka dapat melakukannya dalam waktu singkat.Penyebaran teknologi senjata nuklir membawa beberapa konsekuensi bagi para pembuat hukum internasional.Selama Amerika, sekutu dekatnya Inggris, dan Uni Soviet hanya mampu melakukan serangan nuklir, doktrin pencegahan dapat dipertahankan secara wajar.Karena kedua pihak dalam Perang Dingin memiliki persediaan senjata yang sangat besar dan kemampuan untuk membalas setelah diserang, serangan apa pun kemungkinan besar akan menyebabkan kehancuran bersama, sehingga tetap ada insentif yang kuat bagi setiap kekuatan untuk menghindari memulai perang nuklir.Lihat Juga :Berapa Gaji Ketua MA Singapura dan Malaysia Dibandingkan RI?"Namun, jika lebih banyak negara, khususnya negara-negara berkembang yang berada di pinggiran keseimbangan kekuatan antara dua negara adidaya Perang Dingin mencapai kemampuan nuklir, keseimbangan ini berisiko terganggu dan sistem pencegahan akan terancam. Selain itu, jika negara-negara dengan sengketa perbatasan yang rawan konflik mampu menyerang dengan senjata nuklir, kemungkinan terjadinya perang nuklir dengan dampak global yang sesungguhnya meningkat. Hal ini juga menyebabkan negara-negara nuklir ragu-ragu untuk berbagi teknologi nuklir dengan negara-negara berkembang, bahkan teknologi yang dapat digunakan untuk aplikasi damai," begitu laman milik pemerintah AS itu menuliskan. (imf/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260513193424-134-1358408/kenapa-hanya-negara-tertentu-yang-boleh-punya-senjata-nuklir
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Suhu Panas Ekstrem di Mina Capai 44 Derajat Celsius
28 May 2026
Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS
28 May 2026
Iran Serang Balik AS, Pangkalan Udara Jadi Sasaran Utama
28 May 2026
Trump ke Oman soal Selat Hormuz: Jangan Bantu Iran atau Kami Ledakan
28 May 2026
AS Kembali Serang Iran Usai Jalan Buntu Lerai Konflik di Selat Hormuz
28 May 2026
Trump Belum Puas dengan Tawaran Iran soal Kesepakatan Damai