Xi Jinping ke Trump: AS-China Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Rival
Jakarta, Presiden Xi Jinping menegaskan Amerika Serikat dan China sebagai dua bangsa besar seharusnya saling bekerja sama daripada bersaing dalam menghadapi tantangan geopolitik du...
"Saat ini, perubahan besar yang belum pernah terjadi dalam satu abad sedang berlangsung semakin cepat. Situasi internasional diwarnai gejolak dan transformasi, dan dunia telah tiba di persimpangan baru," ujar Xi Jinping."Apakah China dan Amerika Serikat dapat melampaui apa yang disebut sebagai 'Thucydides Trap' dan menciptakan paradigma baru bagi hubungan antarnegara besar?" paparnya menambahkan.
Menurut Xi, AS dan China bisa sama-sama memperoleh keuntungan dan kebaikan jika kedua negara memaksimalkan kerja sama dibandingkan mengungkit persaingan antara kedua negara adidaya ini.Xi juga mempertanyakan apakah AS dan China sanggup mengesampingkan perbedaan serta kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan kedua bangsa besar ini bahkan dunia secara keseluruhan.Lihat Juga :Media Pemerintah China Tak Jadikan Kedatangan Trump Liputan Utama"Apakah kita dapat bergandengan tangan untuk menghadapi tantangan global dan membawa stabilitas yang lebih besar bagi dunia? Ketika kedua pihak bekerja sama, keduanya akan memperoleh keuntungan. Ketika kedua pihak bertarung, keduanya akan menderita," kata Xi."Kita seharusnya menjadi mitra, bukan rival, mencapai keberhasilan bersama, berkembang bersama, dan menemukan cara yang tepat bagi negara-negara besar untuk hidup berdampingan di era baru," ucapnya menambahkan.Dalam kesempatan itu, Xi Jinping juga menantikan diskusi lanjutan terkait isu perdagangan, terutama tarif yang dijatuhkan Trump selama ini.Trump tiba di Beijing pada Rabu (13/5) malam menggunakan Air Force One untuk menjalani kunjungan selama dua hari. Ia didampingi sejumlah petinggi perusahaan besar AS, termasuk CEO Nvidia Jensen Huang dan CEO Tesla Elon Musk.Trump disambut secara meriah saat tiba di Great Hall of The People pada Kamis (14/5) siang waktu Beijing. Kedatangan Trump disambut karpet merah dan barisan ratusan pelajar China yang membawa bendera kecil AS dan China sambil meneriakkan ucapan selamat datang.Pilihan RedaksiKuwait Tuduh IRGC Menyusup Lewat Laut, Iran MembantahTrump Mau Bahas Pembebasan Jimmy Lai Saat Bertemu Xi JinpingJelang Temu Xi, Trump Sesumbar Tak Butuh Bantuan China soal IranKedua presiden juga dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan sebelum Trump melanjutkan agenda kunjungan ke Temple of Heaven, situs bersejarah peninggalan kekaisaran China.Pertemuan Trump dan Xi menjadi sorotan karena berlangsung di tengah hubungan Washington dan Beijing yang masih dipenuhi ketegangan, terutama setelah perang dagang kembali memanas dalam beberapa tahun terakhir.Trump sebelumnya sempat mengunjungi China pada 2017. Namun setelah itu, ia memberlakukan berbagai tarif dan pembatasan terhadap produk asal China.Ketegangan dagang kembali meningkat usai Trump kembali ke Gedung Putih tahun lalu, sebelum kedua negara menyepakati gencatan sementara tarif pada Oktober 2025. (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260514101918-113-1358545/xi-jinping-ke-trump-as-china-seharusnya-jadi-mitra-bukan-rival
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Suhu Panas Ekstrem di Mina Capai 44 Derajat Celsius
28 May 2026
Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS
28 May 2026
Iran Serang Balik AS, Pangkalan Udara Jadi Sasaran Utama
28 May 2026
Trump ke Oman soal Selat Hormuz: Jangan Bantu Iran atau Kami Ledakan
28 May 2026
AS Kembali Serang Iran Usai Jalan Buntu Lerai Konflik di Selat Hormuz
28 May 2026
Trump Belum Puas dengan Tawaran Iran soal Kesepakatan Damai