Netanyahu Diam-diam ke UEA saat Perangi Iran, Apa Kata Abu Dhabi?
Jakarta, Kantor Perdana Menteri Israel mengeklaim PM Benjamin Netanyahu sempat mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) diam-diam untuk bertemu Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahya...
Pertemuan itu menjadi pertemuan pertama yang diumumkan secara terbuka oleh Israel terhadap negara Arab terutama UEA sejak penandatanganan Abraham Accords pada 2020."Kunjungan ini menghasilkan terobosan bersejarah dalam hubungan antara Israel dan UEA," kata Kantor Perdana Menteri Israel pada Rabu (13/5).Dikutip Jerusalem Post, bos badan intelijen Israel Mossad David Barnea dan Kepala Shin Bet David Zini juga mengunjungi UEA pada beberapa kesempatan selama Operasi Roaring Lion untuk melakukan koordinasi terkait perang.Konfirmasi lain mengenai kerja sama Israel-UEA selama perang juga datang dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel Mike Huckabee. Pekan lalu, Huckabee mengatakan Israel telah mengirim baterai pertahanan udara Iron Dome ke UEA untuk membantu melindungi negara itu dari serangan balasan Iran.Menurut laporan The Wall Street Journal, UEA juga disebut berada di balik sejumlah serangan terbaru terhadap aset-aset Iran, termasuk serangan terhadap kilang di Pulau Lavan pada awal April.Lihat Juga :Kuwait Tuduh IRGC Menyusup Lewat Laut, Iran MembantahNamun, UEA membantah semua laporan itu, termasuk kunjungan Netanyahu ke Abu Dhabi.Pada Rabu malam, Kementerian Luar Negeri UEA merilis pernyataan berisikan bantahan kunjungan Netanyahu maupun pejabat militer Israel ke negara tersebut."Uni Emirat Arab membantah laporan yang beredar mengenai dugaan kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke UEA, atau penerimaan delegasi militer Israel di negara ini," kata kementerian luar negeri UEA dalam sebuah pernyataan."Setiap klaim mengenai kunjungan atau pengaturan yang tidak diumumkan secara resmi adalah tidak berdasar kecuali dikeluarkan oleh otoritas resmi terkait di UEA," tambah pernyataan Kemlu UEA tersebut seperti dikutip AFP.Kemlu UEA juga meminta media untuk tidak menyebarkan "informasi yang tidak terdokumentasi" atau menggunakannya "untuk membangun kesan politik".Pilihan RedaksiJelang Temu Xi, Trump Sesumbar Tak Butuh Bantuan China soal IranPuja-puji Trump ke Xi: Orang Tak Suka Saya Sebut Anda Pemimpin HebatTrump Ungkap Alasan Elon Musk hingga Bos Apple Ikut ke ChinaSementara itu, mantan juru bicara Kantor Perdana Menteri Israel, Ziv Agmon, yang mengundurkan diri pada Maret lalu, membantah penyangkalan UEA.Ia mengatakan dirinya hadir dalam kunjungan Netanyahu ke UEA tersebut dan sang PM Israel "disambut dengan penghormatan kerajaan"."Sebagai seseorang yang mengenal UEA dengan baik dan pernah tinggal di sana dalam waktu lama, serta seseorang yang mendampingi perdana menteri dalam perjalanan bersejarah yang sangat rahasia hingga hari ini, saya dapat mengatakan bahwa PM disambut di Abu Dhabi dengan penghormatan kerajaan," tulis Agmon di Facebook."MBZ, keluarganya, dan para pejabat lainnya menyambut kami dan senang melihat perdana menteri Israel berada di tanah mereka. MBZ sangat menghormati PM, bahkan secara pribadi mengantar PM dengan mobil pribadinya dari pesawat menuju istana," tambahnya.Menurut Agmon, hal-hal yang disepakati Netanyahu dalam "kunjungan luar biasa ini" akan dibicarakan selama beberapa generasi mendatang karena merupakan terobosan besar. (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260514105501-120-1358553/israel-ungkap-netanyahu-diam-diam-kunjungi-uea-saat-perang-as-iran
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Suhu Panas Ekstrem di Mina Capai 44 Derajat Celsius
28 May 2026
Kuwait Sibuk Adang Drone Iran yang Sasar Pangkalan Udara AS
28 May 2026
Iran Serang Balik AS, Pangkalan Udara Jadi Sasaran Utama
28 May 2026
Trump ke Oman soal Selat Hormuz: Jangan Bantu Iran atau Kami Ledakan
28 May 2026
AS Kembali Serang Iran Usai Jalan Buntu Lerai Konflik di Selat Hormuz
28 May 2026
Trump Belum Puas dengan Tawaran Iran soal Kesepakatan Damai