Trump Klaim Deal Sebentar Lagi, Iran Disebut Mau Serahkah Uraniumnya
Jakarta, Iran dilaporkan bersedia menyerahkan atau menghentikan pengayaan uraniumnya yang diperkaya tingkat tinggi (enriched uranium) menyusul rumor Teheran dan Amerika Serikat seb...
Namun, dikutip New York Times, para pejabat AS mengatakan proposal tersebut belum menyelesaikan persoalan teknis mengenai bagaimana Iran akan menyerahkan cadangan uraniumnya. Detail itu akan dibahas dalam putaran perundingan berikutnya terkait program nuklir Iran.AS sebelumnya menginginkan moratorium pengayaan uranium selama 20 tahun, sementara Iran hanya menawarkan jeda yang jauh lebih singkat.Meski demikian, pernyataan umum bahwa Iran bersedia menyerahkan stok uranium yang diperkaya tinggi itu dianggap sangat penting bagi kesepakatan, terutama jika perjanjian keseluruhan nantinya mendapat skeptisisme dari Partai Republik di Kongres AS.Menurut laporan itu, Iran awalnya menolak memasukkan isu cadangan uranium yang diperkaya tinggi dalam tahap awal perundingan dan meminta agar pembahasannya ditunda ke tahap kedua.Namun, negosiator AS disebut telah menegaskan kepada Iran melalui pihak perantara bahwa Washington akan menghentikan perundingan dan melanjutkan serangannya ke Teheran jika perundingan berjalan tanpa ada kesepakatan awal terkait stok uranium itu.Pilihan RedaksiMojtaba Khamenei Tegaskan Uranium Iran Tak Akan Dibawa ke Luar NegeriIsrael Tiap Hari Langgar Gencatan Senjata, Terus Gempur Gaza & LebanonDonald Trump: Selat Hormuz Akan DibukaMenurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran saat ini memiliki sekitar 970 pon uranium yang diperkaya hingga tingkat 60 persen.Hingga kini, Iran belum memberikan pernyataan publik terkait kesepakatan yang diumumkan Trump tersebut.Namun, baru-baru ini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei sudah menegaskan uranium Iran tidak akan diserahkan ke negara lain.Gedung Putih juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.Sebelumnya, Presiden Donald Trump pada Sabtu (23/5) mengatakan AS hampir mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut dan belum jelas hambatan apa saja yang masih tersisa sebelum kesepakatan final tercapai.Perundingan nuklir lanjutan yang diperkirakan dimulai dalam beberapa pekan atau bulan mendatang akan membahas mekanisme pembuangan cadangan uranium tersebut serta masa depan program pengayaan uranium Iran. (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260524123619-120-1361821/trump-klaim-deal-sebentar-lagi-iran-disebut-mau-serahkah-uraniumnya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
FOTO: Jamaah Haji Melaksanakan Ibadah Lempar Jumrah di Mina
27 May 2026
Momen Prabowo Salat Iduladha dengan Diaspora RI di Paris
27 May 2026
Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda
27 May 2026
Ribuan Umat Muslim Salat Iduladha di Masjid Katedral Moskow
27 May 2026
FOTO: Momen Iduladha 1447 H di Berbagai Negara
27 May 2026
Jejak Hubungan Diplomasi Indonesia dan Prancis di Era Prabowo