Permaisuri Terakhir Iran Masih Hidup, di Mana Sekarang?
Jakarta, Sebelum revolusi 1979, Iran diperintah oleh raja Shah Reza Pahlavi dan permaisuri Ratu Farah Diba.Farah Diba, yang biasa disebut Shahbanou (Ratu) Iran, lahir di Teheran pa...
Ketika revolusi meletus dan rezim monarki runtuh, keluarga kerajaan ini meninggalkan Iran. "Pada 16 Januari 1979, Permaisuri Farah dan Shah meninggalkan Iran untuk mengasingkan diri," demikiam dikutip dari laman pribadinya, farahpahlavi.org.Di mana sekarang?Semenjak revolusi pecah dan Iran berganti dari monarki ke teokrasi, Ratu Farah Diba tidak pernah menginjakkan kakinya lagi di Iran."Permaisuri Iran tinggal sendirian di kemewahan yang tenang di sebuah apartemen Paris dengan pemandangan luas melintasi Sungai Seine dan landmark kota besar di seberangnya," tulis laporan the Weekly."Pemandangan itu bukanlah pemandangan yang mudah membuat siapa pun bosan, tetapi Farah Diba Pahlavi, mengatakan bahwa ia akan dengan senang hati menukarnya dengan satu pandangan terakhir ke kampung halamannya."Meski jauh dari tempat kelahirannya, permaisuri Iran terakhir itu mengaku masih tetap mengikuti perkembangan negaranya terutama soal seni dan kebudayaan. Maklum, Farah adalah penyuka seni dan banyak terlibat dalam organisasi seni saat tinggal di Iran.Selama 20 tahun masa jabatannya sebagai Permaisuri Iran, ia menjadi pelindung bagi 12 lembaga seni dan memimpin 26 organisasi pendidikan, kesehatan, olahraga, dan budaya, termasuk entitas non-pemerintah.Lihat Juga :Trump Desak Negara Arab Akui Israel sebagai Syarat Damai dengan IranFarah berasal dari keluarga kaya Iran. Ia pergi ke Prancis untuk kuliah di Ecole d'Architecture pada tahun 1959, yang kemudian mempertemukannya dengan Mohammad Reza Shah Pahlavi, pada sebuah resepsi kedutaan.Pertunangan pasangan itu diumumkan pada tanggal 1 Desember dan mereka menikah tiga minggu kemudian pada tanggal 20 Desember 1959. Permaisuri Farah melahirkan Putra Mahkota Reza pada tahun 1960, Putri Farahnaz pada tahun 1963, Pangeran Alireza pada tahun 1966, dan Putri Leila pada tahun 1970.Kini memasuki tahun ke-47 pengasingannya, janda Shah terakhir Iran ini tetap berpegang teguh pada keyakinan bahwa mimpinya untuk kembali akan terwujud. (imf/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260526142624-134-1362544/permaisuri-terakhir-iran-masih-hidup-di-mana-sekarang
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Macam Politik Satire di Dunia, Partai Kecoa sampai Partai Malas Kerja
28 May 2026
Korea Selatan Duga Rudal Iran Serang Kapal Kargonya di Selat Hormuz
28 May 2026
Ledakan Tambang di Shanxi China Ungkap Dugaan Pelanggaran Sistemik
27 May 2026
FOTO: Jamaah Haji Melaksanakan Ibadah Lempar Jumrah di Mina
27 May 2026
Momen Prabowo Salat Iduladha dengan Diaspora RI di Paris
27 May 2026
Menlu: Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron yang Tertunda