Bupati Aceh Tamiang: Bantuan Sudah Disalurkan ke Seluruh 216 Desa
Bupati Aceh Tamiang: Bantuan Sudah Disalurkan ke Seluruh 216 Desa Jakarta, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyebut pihak terkait sudah berhasil menjangkau seluruh 216 de
Jakarta, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyebut pihak terkait sudah berhasil menjangkau seluruh 216 desa di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, untuk memberikan logistik bantuan pasca banjir bandang."Jadi kami laporkan, untuk kondisi kabupaten Aceh Tamiang sampai hari ini dalam keadaan baik, kita tetap terus berupaya untuk menyalurkan logistik kepada masyarakat. Dan kami pastikan untuk Aceh Tamiang sudah tidak ada lagi desa yang terisolir.""Semuanya juga logistik sudah kita salurkan, sesuai dengan mekanisme yang sudah kita buat dan kita sepakati. Sehingga dari 216 desa, semuanya sudah bisa kita jangkau, baik itu melalui jalur darat, maupun jalur sungai," ujar Armia Fahmi dalam wawancara dengan TV, Kamis (18/12).
Pemulihan Internet Aceh: 87 Persen BTS Pulih, Jaringan 50 PersenBantuan Korban Banjir Sudah Masuk ke Lubuk Sindup Aceh TamiangBupati Aceh Tamiang: Tak Ada Lagi Desa Terisolir, Bantuan Sudah MasukLebih lanjut, Armia Fahmi mengatakan ada tiga wilayah yang akses jembatannya putus, termasuk Lubuk Sidup. Namun, Armia Fahmi memastikan bantuan untuk masyarakat di ketiga wilayah itu tetap berhasil disalurkan.
"Mungkin bisa kita lihat yang banyak terimbas banjir bandang ini daerah Kecamatan Sekerak, itu ada desa Lubuk Sidup, Desa Sekumur, Desa Pematang durian, Juar, Sulum, Suka Makmur, dan sampai Baling Karang, itu memang daerah-daerah yang sangat parah. Tetapi alhamdulillah, beberapa desa ini bisa kita jangkau dengan darat," ucap Armia Fahmi."Memang ada beberapa jembatan yang putus, kita laporkan jembatan yang putus itu ada tiga, yaitu jembatan di Baling Karang, jembatan di Lubuk Sidup, dan jembatan di Pematang Durian. Tetapi kami tetap menyalurkan logistik ini melalui jalur sungai. Kita punya perahu, kita bayar sewanya, nanti camat berikut dengan kepala desa menyalurkan, sesuai dengan kebutuhan," katanya menambahkan.Bupati Aceh Tamiang kemudian mengungkap kebutuhan dasar seperti beras dan mi instan sudah terpenuhi. Namun, kini warga mengeluhkan genangan air pasca-banjir yang memunculkan jentik nyamuk."Sekarang ini mereka karena pasca banjir ini mungkin banyak jentik jentik nyamuk yang muncul jadi pada saat mereka tidur, di tenda-tenda itu banyak nyamuk. Sehingga mereka membutuhkan selimut, kemudian kelambu dan juga mungkin air bersih.""Memang kita terus mendistribusikan untuk air bersih dan kita sudah minta bantuan juga ke pemerintah pusat dan provinsi untuk bisa memberikan bantuan itu berupa kelambu, selimut dan obat anti nyamuk," ucap Armia. (kna/har)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
27 May 2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal
27 May 2026
Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal, Dinamai Si Loreng dan Wirabumi
27 May 2026
Kemenhaj: Armuzna Lancar, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina
27 May 2026
Wamensesneg: Sapi Kurban Presiden Bantuan Pemerintah ke Masyarakat