Ada 2.463 Titik Rawan Bencana di Indonesia Jelang Nataru
Ada 2.463 Titik Rawan Bencana di Indonesia Jelang Nataru Jakarta, Sebanyak 2.463 titik wilayah di Indonesia masuk kategori rawan bencana jelang perayaan Natal 2025 dan Tahu
Jakarta, Sebanyak 2.463 titik wilayah di Indonesia masuk kategori rawan bencana jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Hal itu berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dilansir dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR RI pada Senin (8/12).Dari data tersebut, terangkum sebanyak 807 titik rawan banjir, 15 titik rawan banjir rob dan 1.641 titik rawan longsor di seluruh Indonesia.
Pulau Sumatra menjadi kawasan dengan titik rawan bencana terbanyak dengan total 749 titik terinci 175 titik rawan banjir, 571 titik rawan longsor dan tiga titik rawan rob.Selanjutnya, Pulau Sulawesi masuk sebagai urutan kedua dengan jumlah 401 titik rawan bencana terinci 147 titik rawan banjir dan 254 titik rawan longsor sementara tidak terdapat adanya titik rawan rob.
KAI Mitigas Risiko di 131 Titik Rawan Banjir hingga LongsorAdapun terdapat sebanyak 377 titik rawan bencana di Pulau Kalimantan, 328 titik di wilayah Jawa-Bali, 307 titik kepulauan Maluku, 184 titik di Pulau Papua dan 174 titik di Kepulauan Nusa Tenggara.Pemerintah mengantisipasi potensi terjadinya bencana alam selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di sejumlah wilayah.Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan jika bencana menjadi salah satu fokus utama pada pengamanan Nataru tahun ini."Beda dengan landscape pengamanan pada tahun 2024 yang lalu, tahun 2025 ini ada beberapa fokus yang menjadi perhatian. Selain pengamanan pada jalur mudik, kemudian jalur arus balik dan objek pengamanan yang sudah ditetapkan, kami perlu mengantisipasi bencana alam," ujar Dedi di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin (15/12), dikutip Antara.Dedi menerangkan jika merujuk pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan pada tanggal 29 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 mengalami peningkatan yang cukup ekstrem di berbagai wilayah antara lain di Jawa, Lampung, Jambi, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.Banjir Rendam Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Kota Serang (nat/ugo)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Melihat Tradisi Kumpul 'Salawate' Iduladha di Negeri Sepa Maluku
28 May 2026
Pria di Jakbar Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar, Modus Tukar Rupiah ke Dolar
28 May 2026
Polisi: Terduga Pembunuh Sisiwi SD di Makassar Sudah Lama Incar Korban
27 May 2026
Pengasuh Ponpes di Pekalongan Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
27 May 2026
MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal
27 May 2026
Sapi Kurban Prabowo-Gibran di Istiqlal, Dinamai Si Loreng dan Wirabumi